A11Y

HOME

MENU

CARI

Rektor USU: Pimpinan Prodi dan Departemen Harus Jadi Motor Penggerak Inovasi dan Keunggulan Akademik

Diterbitkan Pada17 Juli 2026
Diterbitkan OlehBambang Riyanto, S.S., M. Si
Rektor USU: Pimpinan Prodi dan Departemen Harus Jadi Motor Penggerak Inovasi dan Keunggulan Akademik
Copy Link
IconIconIcon

Rektor USU: Pimpinan Prodi dan Departemen Harus Jadi Motor Penggerak Inovasi dan Keunggulan Akademik

 

Diterbitkan oleh

Bambang Riyanto, S.S., M. Si

Diterbitkan pada

Jumat, 17 Juli 2026

Logo
Download

HUMAS USU - Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si menegaskan jabatan Ketua Program Studi (Prodi) dan Ketua Departemen bukan lagi sekadar menjalankan fungsi administratif. Di tengah persaingan perguruan tinggi yang semakin kompetitif, pimpinan prodi dituntut menjadi pemimpin akademik (academic leader) yang mampu menggerakkan inovasi, membangun budaya akademik, serta melahirkan lulusan yang berdaya saing global.

Penegasan tersebut disampaikan Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si saat memberikan orientasi jabatan kepada para pimpinan program studi dan departemen di lingkungan USU. Kegiatan ini berlangsung sejak tanggal 17 Juli hingga 20 Juli 2026.

Dalam paparannya, Rektor menjelaskan bahwa seorang ketua prodi memiliki tanggung jawab strategis dalam menentukan arah pengembangan keilmuan, meningkatkan kualitas dosen, membina mahasiswa, hingga memastikan seluruh proses akademik berjalan secara efektif dan menghasilkan capaian yang berkualitas.

"Ketua program studi tidak cukup hanya menjadi pengelola administrasi. Mereka harus menjadi academic leader yang mampu mengarahkan visi akademik, mendorong inovasi keilmuan, serta membangun ekosistem yang melahirkan prestasi bagi dosen maupun mahasiswa," kata Prof. Muryanto Amin.

Menurut Rektor, kepemimpinan akademik menjadi faktor penting dalam mewujudkan transformasi USU menuju perguruan tinggi yang unggul. Karena itu, setiap pimpinan program studi harus mampu memastikan setiap kebijakan dan program kerja memiliki dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan.

"Kita ingin setiap proses akademik berjalan dengan baik sekaligus menghasilkan luaran yang berkualitas. Karena itu orientasi kita adalah perfect in process and result, yakni proses yang baik harus menghasilkan capaian yang terbaik," ujar Prof Mury.

Selain penguatan kepemimpinan akademik, Rektor juga menyoroti pentingnya konsolidasi organisasi dan sumber daya manusia. Menurutnya, tata kelola yang solid menjadi fondasi utama bagi setiap fakultas, departemen maupun program studi dalam mencapai target institusi.

Rektor menambahkan, seluruh pimpinan akademik perlu memiliki kesamaan visi agar setiap kebijakan yang dijalankan saling terintegrasi dengan arah pengembangan universitas.

"Kita harus bergerak dalam satu irama. Konsolidasi organisasi menjadi syarat penting agar target jangka pendek maupun jangka panjang universitas dapat diwujudkan secara bersama-sama," katanya.

Dalam materi orientasi juga dipaparkan frame-work program kerja USU yang disusun untuk jangka panjang dan menengah sebagai pedoman pengembangan institusi, mulai dari penguatan sistem, tata kelola hingga peningkatan kualitas akademik.

Melalui orientasi tersebut, Rektor berharap seluruh pimpinan program studi mampu menjadi motor penggerak perubahan sehingga kualitas pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan USU terus meningkat.

Fitur Aksesibilitas

  • Grayscale

  • High Contrast

  • Negative Contrast

  • Text to Speech

icon

Mengobrol dengan

Halo USU

Halo,
Dengan Layanan Bantuan USU
Ada yang bisa kami bantu hari ini?
- Admin