Perkuat Arah Kebijakan Strategis, USU Gelar Kick Off Forum Indikator Kinerja Pengelolaan 2027

Perkuat Arah Kebijakan Strategis, USU Gelar Kick Off Forum Indikator Kinerja Pengelolaan 2027
Diterbitkan oleh
Bambang Riyanto, S.S., M. Si
Diterbitkan pada
Selasa, 13 Oktober 2026

HUMAS USU - Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar Kick Off Forum Indikator Kinerja Pengelolaan (IKP) T.A. 2027 pada Selasa (13/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Digital Learning Center Building (DLCB) Lt. 8 USU ini menjadi pijakan awal dalam merancang program kerja, alokasi anggaran, serta penetapan arah kebijakan strategis universitas untuk tahun ajaran 2027.
Dalam arahannya, Rektor Universitas Sumatera Utara, Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., menekankan pentingnya penetapan prioritas serta konsistensi kepemimpinan dalam mengeksekusi program. Ia menyampaikan bahwa fokus utama transformasi USU untuk empat tahun ke depan bertumpu pada tiga pilar, yaitu inovasi pembelajaran berbasis digital learning,dan alternatif pengganti skripsi, penguatan ekosistem riset kolaboratif berbasis Kelompok Bidang Ilmu (KBI) yang terarah menuju hilirisasi, serta penerapan pengabdian masyarakat berbasis produk inovasi riset di desa-desa binaan kampus.
"Kemampuan seorang pemimpin adalah menentukan dan menetapkan problem mana yang menjadi sangat penting untuk diselesaikan daripada problem yang lain. Jadi prioritas itu menetapkan, memutuskan, menjalankan, mengevaluasi, serta konsistensi selama setahun," ujar Prof. Muryanto Amin.
Ia menjelaskan, pelaksanaan program ini didukung dengan penguatan Teaching Learning Center, dialihkannya insentif mengajar menjadi insentif riset, serta pembentukan KBI yang dipimpin oleh ketua ilmuwan guna memfasilitasi kolaborasi riset antarjenjang dosen secara berkelanjutan.

(Foto: Amri Affandi Simatupang)
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Infrastruktur, dan Bisnis USU, Dr. Muhammad Anggia Muchtar, S.T., MM.IT., menjelaskan bahwa pelaksanaan program tahun 2027 akan difokuskan pada 14 program prioritas strategis yang dijalankan oleh 72 satuan kerja.
"Untuk program prioritas 2027, di luar 14 fokus strategis ini kita tidak akan laksanakan atau kita tidak akan terima usulannya. Ke depannya di 2027 kita harus ada diversifikasi sumber penerimaan baru, sehingga selain merencanakan belanja, Bapak-Ibu juga harus merencanakan sumber penerimaan baru," tegas Dr. Muhammad Anggia Muchtar.
Ia menambahkan bahwa USU juga akan menerapkan skema integrated resource sharing, serta pemenuhan 11 IKU nasional ditambah satu IKU partisipatif berupa sertifikasi internasional bagi dosen dan tenaga kependidikan.

(Foto: Amri Affandi Simatupang)
Dalam wawancara bersama Direktur di Direktorat Perencanaan, Pengembangan, dan Evaluasi Program USU, Dr. Wahyu Ario Pratomo, S.E., M.Ec., ia menjelaskan bahwa seluruh pimpinan satuan kerja, termasuk para dekan, telah menandatangani kontrak kinerja bersama Rektor.
"Program prioritas itu menjadi program yang wajib,mandatory, harus dijalankan. Oleh karena itu, satuan kerja harus menganggarkan dan merancang program yang mencapai target-target di program prioritas," ungkap Dr. Wahyu Ario Pratomo.

(Foto: Amri Affandi Simatupang)
Melalui kegiatan ini, USU diharapkan dapat menyelaraskan seluruh program kerja satuan tugas secara terarah demi mencapai target kinerja universitas secara maksimal pada tahun 2027.