Borong Tiga Gelar Nasional, Mahasiswa FEB USU Buktikan Keandalan Strategi di Pasar Modal
.webp?w=1280&q=75)
Borong Tiga Gelar Nasional, Mahasiswa FEB USU Buktikan Keandalan Strategi di Pasar Modal
Diterbitkan oleh
Bambang Riyanto, S.S., M. Si
Diterbitkan pada
Selasa, 13 Oktober 2026

HUMAS USU - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) di kancah nasional. Steven Ernesto Sebastian Sihombing, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) USU, sukses memborong tiga gelar juara dalam ajang kompetisi trading saham tingkat nasional yang berlangsung sepanjang Juli hingga Oktober 2026.
Pencapaian impresif ini diraih Steven setelah menaklukkan berbagai tahapan seleksi ketat serta simulasi transaksi pasar modal yang digelar oleh tiga perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.
Tiga Podium di Tingkat Nasional
Deretan prestasi Steven diawali dari ajang UBB National Trading Competition 6.0 yang diselenggarakan oleh Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Universitas Bangka Belitung pada 27 Juli hingga 7 Agustus 2026. Mengusung tema “Daily Prophet’s Market Storm: Navigasi Strategis di Tengah Gejolak Pasar”, Steven berhasil meraih Juara 3 Nasional lewat keandalan eksekusi transaksi di tengah dinamika pasar.
Konsistensi Steven berlanjut pada ajang Virtual Trading Competition Jaya Investment Week 2026 yang diinisiasi oleh Jaya Stock Club Universitas Pembangunan Jaya. Dalam kompetisi bertema “From Learning to Investing: Building Financial Independence Through the Capital Market” tersebut, Steven kembali sukses mengamankan posisi Juara 3.
Puncak rentetan prestasinya ditutup manis pada ajang Veteran Trading Competition yang digelar oleh Kelompok Studi Mahasiswa Investasi (KSMI) UPN “Veteran” Yogyakarta hingga puncaknya pada periode September–Oktober 2026. Mengangkat tema “The Next Growth Horizon: Capturing Strategic Growth in an Evolving Market Landscape”, Steven meraih Juara 2 Nasional setelah melampaui tahapan analisis investasi, simulasi trading, hingga sesi presentasi di hadapan dewan juri.
Analisis Matang dan Kepekaan Pasar
Keberhasilan Steven menyabet tiga penghargaan sekaligus tidak didapatkan secara instan. Ketertarikannya pada dunia pasar modal berawal dari dorongan untuk memperdalam keilmuan investasi secara praktis. Menurutnya, aktivitas trading tidak sekadar bertransaksi, tetapi juga menuntut pemahaman mendalam terhadap indikator ekonomi makro, baik di tingkat lokal maupun global.
Dalam menghadapi setiap ajang, Steven menyusun strategi transaksi dan analisis riset investasi secara terukur sejak satu pekan sebelum kompetisi dimulai. Ia secara cermat memetakan arah sentimen pasar, isu geopolitik dunia, serta indikator ekonomi makro yang berpotensi memengaruhi pergerakan indeks saham.
Rangkaian kemenangan ini juga lahir dari proses panjang. Sebelum menaiki panggung juara, Steven telah berulang kali mengikuti kompetisi serupa, termasuk mempertajam kemampuan analisis lewat ajang equity research.
Sinergi Komunitas dan Pesan Edukasi
Langkah Steven dalam mengukir prestasi turut ditopang oleh ekosistem kampus yang kondusif. Selama masa persiapan, ia memperoleh pendampingan dan berbagi pengalaman dengan para alumni serta pengurus Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) USU. Dukungan moral dan diskusi interaktif bersama rekan-rekan sesama anggota KSPM USU menjadi salah satu kunci penting yang memperkuat mentalitas bertransaksinya.
Dari seluruh perlombaan yang dilalui, Steven memetik pelajaran berharga mengenai pentingnya memperbarui wawasan terhadap perkembangan informasi terkini.
“Pelajarannya, kita perlu banget melek dan update sama berita global dan lokal karena itu berpengaruh sekali sama tingkat volatilitas pergerakan harga saham,” ungkap Steven.
Menutup keterangannya, Steven mengajak rekan-rekan mahasiswa untuk tidak ragu melangkah mendalami dunia investasi sejak dini. Ia menekankan bahwa literasi finansial dapat dibangun secara bertahap melalui berbagai sarana edukasi maupun simulasi virtual trading sebelum terjun langsung ke pasar nyata. Ia berharap pencapaian ini dapat menginspirasi lebih banyak generasi muda untuk berkontribusi aktif dalam meningkatkan literasi keuangan nasional.