A11Y

HOME

MENU

CARI

Mahasiswi FISIP USU Raih Gold Medal dan Silver Medal Kejuaraan Taekwondo Internasional

Diterbitkan Pada13 Mei 2026
Diterbitkan OlehBambang Riyanto, S.S., M. Si
Mahasiswi FISIP USU Raih Gold Medal  dan Silver Medal Kejuaraan Taekwondo Internasional
Copy Link
IconIconIcon

Mahasiswi FISIP USU Raih Gold Medal dan Silver Medal Kejuaraan Taekwondo Internasional

 

Diterbitkan oleh

Bambang Riyanto, S.S., M. Si

Diterbitkan pada

Rabu, 13 Mei 2026

Logo
Download

Kejuaraan ini menjadi wadah dalam meningkatkan prestasi dan sportivitas atlet taekwondo di tingkat internasional. Selain dapat menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat, ajang ini juga mendorong pengembangan kemampuan atlet dengan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas. Berbagai kategori dipertandingkan, di antaranya Kyorugi, Poomsae, Speed Kick, dan Speed Punch.

HUMAS USU - Mahasiswi Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (FISIP USU) angkatan 2024 Ira Nurhidayah, berhasil membawa nama baik universitas di kancah internasional dalam ajang Kejuaraan Taekwondo 9th Gewinn Malaysia Open Taekwondo Championships 2026. Kompetisi ini dilaksanakan di KSL Esplanade Mall, Klang, Kuala Lumpur, Malaysia, pada 30 April – 06 Mei 2026.

Ira Nurhidayah menuturkan bahwa dirinya menang dalam dua kategori sekaligus, yakni Juara 1 Kategori Speed Kick Senior Putri (gold medal) dan Juara 2 Kategori Kyorugi Kelas Fin Senior Putri (silver medal).

Kejuaraan ini menjadi wadah dalam meningkatkan prestasi dan sportivitas atlet taekwondo di tingkat internasional. Selain dapat menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat, ajang ini juga mendorong pengembangan kemampuan atlet dengan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas. Berbagai kategori dipertandingkan, di antaranya Kyorugi, Poomsae, Speed Kick, dan Speed Punch.

Lebih lanjut, ia memilih ikut kejuaran ini karena ingin menunjukkan prestasi dan meningkatkan kemampuan diri melalui kompetisi yang ketat dan profesional, sekaligus memberikan pengalaman berharga dalam menghadapi persaingan di tingkat internasional.

“Melalui kejuaraan ini saya juga belajar untuk mengembangkan potensi diri saya, sehingga saya mampu mengharumkan nama Universitas Sumatera Utara,” ungkapnya.

Keberhasilan ini merupakan buah dari disiplin dan konsistensi yang tinggi. Menurutnya, kunci utama untuk mencapai tujuan maksimal adalah fokus pada latihan dan tujuan awal. Sebagai mahasiswa yang aktif mengejar prestasi, ia percaya bahwa mendorong diri hingga titik maksimal adalah keharusan.

“Untuk mencapai hal itu hal yang utama adalah konsistensi dan juga harus menjaga fisik dan stamina serta terus berlatih dan belajar untuk meningkatkan potensi saya,” pesannya.

Dalam kompetisi yang diikuti oleh atlet dari 10 negara yakni Malaysia, Indonesia, Pakistan, Australia, Vietnam, Brunei Darussalam, India, Thailand, Sri Lanka, dan Nepal.

Fitur Aksesibilitas

  • Grayscale

  • High Contrast

  • Negative Contrast

  • Text to Speech

icon

Mengobrol dengan

Halo USU

Halo,
Dengan Layanan Bantuan USU
Ada yang bisa kami bantu hari ini?
- Admin