Mahasiswa USU Raih Juara KGSI

Mahasiswa USU Raih Juara KGSI
Diterbitkan oleh
Bambang Riyanto, S.S., M. Si
Diterbitkan pada
Sabtu, 16 Mei 2026

HUMAS USU - Mahasiswa Universitas Sumatera Utara berhasil menjadi pemenang juara I, II dan III pada Kompetisi Gagasan Sosial Inovatif (KGSI) Mengusung tema “Memberdayakan Pendidikan di Era Digital”, yang diselenggarakan Narasi, Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia dan USU pada Rabu (13/05/2026) di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) USU, Medan.
Sebelum terpilih menjadi juara delapan peserta terbaik (Top 8) yang berhasil lolos pada ajang tersebut yakni mahasiswa USU, mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, mahasiswa Universitas Medan Area, serta mahasisw- Universitas Katolik Santo Thomas.
Ketiga juara tersebut yakni Juara I, Aura Savinka Balqis mahasiswa USU Prodi Sastra Inggris, Angkatan 2022. Juara II M. Ghozi Muzzaki mahasiswa USU Prodi Teknologi Pangan, Angkatan 2023 dan Juara III, Nur Syafika mahasiswa USU Prodi Ilmu Hukum Angkatan 2025.
Aura mengangkat program mengenai Digital Learning Companion: AI Literacy and Fact-Checking Microclass. Microclass ini bertujuan membantu mahasiswa untuk menggunakan AI dengan kritis, secara etis, dan secara bertanggung jawab dengan melalui 4 program; Credible Sources, Fact-Checking, Responsible AI Use, dan Digital Ethics.
“program ini diharapkan dapat meningkatkan literasi digital mahasiswa di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat,” ujarnya, Sabtu (16/5/2026).

Lebih lanjut, Aura, mengatakan mahassiwa akan belajar cara mengidentifikasi sumber yang dapat dipercaya memverifikasi klaim, menggunakan AI sebagai asisten belajar, dan memahami kejujuran akademik seperti kesadaran plagiarisme. Pada saat ini, uji coba baru dilakukan kepada 30 orang mahasiswa jurusan Sastra Inggris USU.
“Microclassnya akan diuji coba untuk 30 Mahasiswa Baru jurusan Sastra Inggris USU yang kemudian diekspansi ke seluruh Mahasiswa Baru di USU dan di Universitas yang ada di Kota Medan,” jelasnya.
Aura menjelaskan bahwa program tersebut lahir dari keresahannya terhadap berbagai persoalan yang relevan dengan kehidupan mahasiswa, tetapi belum banyak mendapat perhatian di lingkungan kampus maupun Kota Medan. “Ayo lihat masalah yang ada di sekitar kita dan take action dari sekecil mungkin yang realistis untuk dilakukan,” ajaknya kepada para mahasiswa.
Hadir sebagai juri pada kegiatan tersebut Founder Narasi Najwa Shihab, Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier dan Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Kealumnian Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Dr. Poppy Anjelisa Z. Hasibuan, S.Si., M.Si., Apt.