USU menjadi Tuan Rumah The 5th IMT-GT UNINET Council Meeting
.webp?w=1280&q=75)
USU menjadi Tuan Rumah The 5th IMT-GT UNINET Council Meeting
Diterbitkan oleh
Renny Julia Harahap
Diterbitkan pada
Kamis, 30 Juli 2026

”Forum ini dapat menghasilkan bukan hanya rekomendasi yang baik, tetapi juga gagasan-gagasan baru yang visioner, kolaborasi yang lebih kuat, inovasi yang lebih berdampak, serta komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, inovasi, keberlanjutan, dan pembangunan sumber daya manusia di kawasan kita,” jelas Prof. Himsar.
Medan, HUMAS USU - Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi tuan rumah The 5th Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle University Network (IMT-GT UNINET) Council Meeting. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan tinggi, riset, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat.
Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam menyusun arah kolaborasi UNINET pada periode mendatang sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan kawasan IMT-GT.
Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Kemitraan USU, Prof. Dr. Eng. Himsar Ambarita, S.T., M.T., menyampaikan pertemuan dewan ini tidak hanya melakukan evaluasi terhadap implementasi UNINET Strategic Action Plan 2022–2026, tetapi juga sedang mempersiapkan arah baru kerja sama akademik regional untuk periode berikutnya.
”Forum ini dapat menghasilkan bukan hanya rekomendasi yang baik, tetapi juga gagasan-gagasan baru yang visioner, kolaborasi yang lebih kuat, inovasi yang lebih berdampak, serta komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, inovasi, keberlanjutan, dan pembangunan sumber daya manusia di kawasan kita,” jelas Prof. Himsar.
Keberagaman yang dimiliki negara-negara anggota IMT-GT merupakan kekuatan yang harus dioptimalkan melalui kolaborasi antar institusi. Hal ini sejalan dengan tagline USU “The Era of Ultimate Excellence” yang berkomitmen menjadi universitas bereputasi global yang tidak hanya unggul dalam akademik, namun menghadirkan solusi bagi masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Professor Datuk Dr. Shahrin bin Sahib, FASC., PTech., MIIEM, Vice Chancellor of Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia, dan Chairman of IMT-GT University Network (UNINET), menuturkan akan mengevaluasi pelaksanaan Strategic Action Plan 2022–2026, membahas berbagai usulan proyek baru dan kegiatan di masa mendatang, menerima pembaruan mengenai penyusunan Strategic Action Plan 2027–2031, serta meninjau berbagai usulan program yang akan menjadi bagian dari pengembangan rencana strategis IMT-GT UNINET pada periode berikutnya.
”Kemajuan yang berhasil dicapai selama setahun terakhir merupakan cerminan dedikasi seluruh institusi anggota dalam mewujudkan visi bersama menjadi berbagai tindakan nyata yang memberikan manfaat,” tuturnya.
Berbagai program unggulan yang akan memperkuat kolaborasi antaruniversitas di kawasan IMT-GT juga menjadi perhatian utama dalam pertemuan ini, antara lain program Eco School, Eco Campus, dan Green University, proyek unggulan lintas negara, inisiatif transformasi digital, pengembangan micro-credential secara kolaboratif, serta berbagai program strategis lainnya yang mendukung pembangunan kawasan berkelanjutan.
Lebih lanjut, Mr. Amri Bukhairi Bakhtiar, Director of the Centre for Indonesia–Malaysia–Thailand Growth Triangle (IMT-GT) Subregional Cooperation (CIMT), menekankan pentingnya peran perguruan tinggi sebagai jembatan antara hasil penelitian dan perumusan kebijakan, menghubungkan mahasiswa serta peneliti dengan dunia industri, menerjemahkan keahlian akademik menjadi solusi yang dapat diterapkan di masyarakat, serta menyelaraskan prioritas nasional dengan kerja sama di tingkat subregional.
”Platform yang mendukung penelitian terapan, kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri, inovasi, pengembangan talenta, serta perumusan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) sesuai dengan arah Vision Blueprint yang baru,” tegasnya.