A11Y

HOME

MENU

CARI

IPROSI Medan–FKG USU Gelar “Balikin Senyum Guruku”, Pecahkan Rekor MURI Pemasangan Gigi Tiruan Terbanyak untuk Guru

Diterbitkan Pada10 Februari 2026
Diterbitkan OlehRenny Julia Harahap
IPROSI Medan–FKG USU Gelar “Balikin Senyum Guruku”, Pecahkan Rekor MURI Pemasangan Gigi Tiruan Terbanyak untuk Guru
Copy Link
IconIconIcon

IPROSI Medan–FKG USU Gelar “Balikin Senyum Guruku”, Pecahkan Rekor MURI Pemasangan Gigi Tiruan Terbanyak untuk Guru

 

Diterbitkan oleh

Renny Julia Harahap

Diterbitkan pada

Selasa, 10 Februari 2026

Logo
Download

Kegiatan bertema “Balikin Senyum Guruku” ini diikuti oleh 251 guru dari Kota Medan, Kota Binjai, dan Kabupaten Deli Serdang serta daerah sekitarnya, sekaligus berhasil memecahkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori kesehatan dengan rekor “Pemasangan Gigi Tiruan Kepada Guru Terbanyak”. Penghargaan Rekor MURI ini diserahkan langsung oleh perwakilan MURI, Luthfi, kepada Ketua IPROSI Cabang Medan drg Ariyani, MDSc, Sp.Pros, Subsp.PKIKG (K), Dekan FKG USU, Direktur RSGM dan Brand Manager PT Haleon-Polident pada puncak kegiatan yang berlangsung di lingkungan FKG USU.

MEDAN-HUMAS USU: Ikatan Prostodontis Indonesia (IPROSI) Cabang Medan bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara (FKG USU), Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Sumatera Utara (RSGM USU), UJI Dental FKG USU, serta Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pembuatan, pemasangan, dan pembersihan gigi tiruan gratis bagi guru di Sumatera Utara, Minggu (8/2/2026). Kegiatan ini berlangsung di pelataran Fakultas Kedokteran Gigi USU Medan dan didukung oleh PT Haleon Indonesia melalui brand Polident sebagai mitra industri.

Kegiatan bertema “Balikin Senyum Guruku” ini diikuti oleh 251 guru dari Kota Medan, Kota Binjai, dan Kabupaten Deli Serdang serta daerah sekitarnya, sekaligus berhasil memecahkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori kesehatan dengan rekor “Pemasangan Gigi Tiruan Kepada Guru Terbanyak”. Penghargaan Rekor MURI ini diserahkan langsung oleh perwakilan MURI, Luthfi, kepada Ketua IPROSI Cabang Medan drg Ariyani, MDSc, Sp.Pros, Subsp.PKIKG (K), Dekan FKG USU, Direktur RSGM dan Brand Manager PT Haleon-Polident pada puncak kegiatan yang berlangsung di lingkungan FKG USU.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara H Muhammad Faisal Hasrimy, AP, M.AP, Sekretaris Universitas Sumatera Utara Prof Dr dr Muhammad Fidel Ganis Siregar, M.Ked (OG), Sp.OG (K), Subsp.FER, Dekan FKG USU Dr drg Essie Octiara, Sp.KGA, Subsp.PKOA(K), Direktur RSGM USU drg Siti Salmiah, Sp.KGA, Subsp.KKA(K), FICD, Brand Manager Polident PT Haleon Indonesia Fahmi Fathurrahman, ST, M.Sc, Ketua IPROSI Cabang Medan drg Ariyani, MDSc, Sp.Pros, Subsp.PKIKG(K), perwakilan PGRI Sumatera Utara Muriadi, S.Pd, SH, M.Pd, perwakilan PDGI Pengwil Sumut, Ketua Panitia drg Ivana, Sp.Pros, Ikatan Alumni FKG USU, serta ratusan guru peserta dan tenaga medis.

Wujud Penghargaan bagi Guru

Ketua IPROSI Cabang Medan, drg Ariyani, MDSc, Sp.Pros, Subsp.PKIKG(K), dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata penghormatan kepada guru sebagai pilar utama pendidikan bangsa.

“Kami meyakini kegiatan ini bukan sekadar pelayanan kesehatan, tetapi bentuk kepedulian dan penghargaan kepada para guru. Melalui program ini, kami berharap para guru dapat kembali tersenyum dengan lebih percaya diri dan nyaman dalam menjalankan tugas mulianya,” ujarnya.

Program “Balikin Senyum Guruku” telah dimulai sejak November 2025 sebagai bagian dari perayaan Hari Guru yang jatuh pada tanggal 25 November, melalui skrining kesehatan rongga mulut di lebih dari 25 sekolah. Tahapan pencetakan rongga mulut dilakukan pada 16 November 2025 dan 21 Desember 2025 di RSGM USU, dilanjutkan dengan proses laboratorium pembuatan gigi tiruan oleh UJI Dental FKG USU.

Sebelum pemasangan massal, dilakukan tahapan pasang uji coba oleh tim dokter gigi di RSGM USU untuk memastikan kenyamanan dan fungsi gigi tiruan bagi para peserta.

Pemasangan gigi tiruan pada 8 Februari 2026 melibatkan 220 operator, terdiri atas 33 dokter gigi spesialis prostodonsia, 7 dokter gigi umum, 46 residen Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis FKG USU, 134 mahasiswa kepaniteraan klinik, serta 18 teknisi dental UJI Dental FKG USU. UJI Dental FKG USU sendiri merupakan unit penunjang akademik yang terintegrasi dengan pendidikan kedokteran gigi dan tengah berkembang menuju badan usaha laboratorium dental modern.

Ketua IPROSI Cabang Medan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk tim pelaksana, tenaga medis, mahasiswa, teknisi dental, pimpinan FKG USU dan RSGM USU, serta PGRI dan para guru peserta. IPROSI Cabang Medan saat ini memiliki 54 anggota prostodontis di wilayah Sumatra dan terus memperkuat peran tridarma perguruan tinggi melalui kegiatan pengabdian masyarakat.

Melalui program ini, para guru diharapkan memperoleh peningkatan kualitas hidup, khususnya dalam aspek kesehatan gigi dan mulut, sehingga lebih nyaman dalam berkomunikasi, mengajar, dan berinteraksi sosial.

Kegiatan ini sekaligus menjadi model kolaborasi strategis antara institusi pendidikan tinggi, organisasi profesi, industri, dan organisasi guru dalam memberikan layanan kesehatan masyarakat yang berdampak luas.

Kolaborasi untuk Kepedulian pada Masyarakat

Sementara itu, Sekretaris Universitas Sumatera Utara, Prof Dr dr Muhammad Fidel Ganis Siregar, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini bukan hanya sekadar pelayanan kesehatan biasa, melainkan sebuah momentum yang sangat membanggakan. “Kita menyaksikan bagaimana ilmu pengetahuan, kepedulian sosial dan semangat kolaborasi bersatu menghadirkan kegiatan yang bermanfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini, sambung Prof Fidel, juga menunjukkan bahwa perguruan tinggi bukan hanya sebagai pusat pengembangan ilmu, tetapi juga sebagai pusat empati, kepedulian dan pengabdian. Program ini mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, sekaligus melanjutkan sinergi strategis antara perguruan tinggi, organisasi profesi dan dunia usaha. Ini merupakan implementasi tridarma yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Ini menunjukkan wajah pendidikan kedokteran gigi yang humanis, progresif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. USU berkomitmen untuk melahirkan tenaga kesehatan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial, kepedulian kemanusiaan dan integritas profesi yang tinggi. Kami mengapresiasi IPROSI, PGRI, RSGM, FKG dan seluruh pihak yang telah berkontribusi mewujudkan kegiatan ini,” kata Prof Fidel Ganis.

Ia menyebutkan, bahwa peran guru sangat fundamental dalam membangun kualitas generasi bangsa. Guru bukan hanya pengajar, tetapi juga pembentuk karakter, menanam nilai dan inspirator masa depan bangsa. Oleh karena itu, perhatian terhadap kesehatan dan kesejahteraan para pendidik ini merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan masyarakat.

Pada bagian lain, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara H Muhammad Faisal Hasrimy, AP, M.AP, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang telah terjalin dalam kegiatan ini. Mewakili Gubernur Sumut, ia mengucapkan terima kasih karena telah mengurangi tugas dan beban pemerintah.

“Kami sangat haru dan bangga dengan apa yang dilakukan USU melalui kolaborasi dengan berbagai pihak pada hari ini. Kami berharap kolaborasi yang telah dibangun hari ini hasilnya cukup konkrit dan dapat berlanjut pada program-program lainnya,” pungkasnya. (RJ)

Fitur Aksesibilitas

  • Grayscale

  • High Contrast

  • Negative Contrast

  • Text to Speech

icon

Mengobrol dengan

Halo USU

Halo,
Dengan Layanan Bantuan USU
Ada yang bisa kami bantu hari ini?
- Admin