A11Y

HOME

MENU

CARI

FIB USU Gelar Summer Course 2026 tentang Warisan Budaya Sumatera Utara

Diterbitkan Pada22 September 2026
Diterbitkan OlehBambang Riyanto, S.S., M. Si
FIB USU Gelar Summer Course 2026 tentang Warisan Budaya Sumatera Utara
Copy Link
IconIconIcon

FIB USU Gelar Summer Course 2026 tentang Warisan Budaya Sumatera Utara

 

Diterbitkan oleh

Bambang Riyanto, S.S., M. Si

Diterbitkan pada

Selasa, 22 September 2026

Logo
Download

HUMAS USU - Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara atau FIB USU menggelar Summer Course 2026 bertajuk “North Sumatra Cultural Heritage: Documentation and Fostering Sustainability”, Selasa (22/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang T. Amin Ridwan FIB USU.

Dekan FIB USU, Mhd. Pujiono, SS., M.Hum., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pembicara, peserta, panitia, dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan. Ia mengatakan warisan budaya tidak hanya menjadi bagian dari masa lalu, tetapi juga memiliki peran penting bagi masa depan.

“Warisan budaya kita bukan hanya bagian dari masa lalu, tetapi juga merupakan bagian penting dari masa depan kita,” sampainya.

Lebih lanjut, ia menuturkan dengan terselengngaranya Summer Course 2026, para peserta dapat mengikuti kegiatan secara aktif, berbagi pengalaman, serta memperluas pemahaman mengenai warisan budaya Sumatera Utara.

“Kami berharap seluruh peserta dapat memperoleh pengetahuan baru, berbagi pengalaman, dan mengembangkan pemahaman yang lebih dalam mengenai kekayaan warisan budaya Sumatera Utara,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Chief Executive Summer Course 2026, Dr. Tasnim Lubis, M.Hum., menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengenal perkembangan budaya tradisional Melayu dan Batak. Peserta akan terlibat dalam kegiatan dokumentasi melalui karya yang berkaitan dengan budaya Sumatera Utara.

“Untuk pengetahuan perkembangan ini, para peserta akan mempersembahkan video pendek mengenai Sumatera Utara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Direktur Direktorat Inovasi, Kawasan Sains Teknologi, dan Pembangunan Berkelanjutan USU, Prof. Dr. Ir. Noverita Sprinse Vinolina, M.P., turut menyampaikan bahwa Sumatera Utara memiliki kekayaan budaya yang meliputi tradisi, pengetahuan, seni, bahasa, arsitektur, kuliner, hingga praktik sosial yang diwariskan dari generasi ke generasi.

“Sumatera Utara bukan hanya sebuah wilayah geografis, tetapi juga memiliki kekayaan peradaban, tradisi, pengetahuan, seni, bahasa, arsitektur, kuliner, teknologi tinggi, ritual, dan praktik sosial,” lanjutnya.

Prof. Noverita, menambahkan sejumlah pengetahuan dan kesenian tradisional berpotensi semakin hilang apabila tidak didokumentasikan dan dikenalkan kepada generasi saat ini. Karena itu, dokumentasi dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga warisan budaya.

“Dokumentasi bukan hanya tentang mengingat masa lalu. Ini untuk mengembalikan ingatan, pengetahuan, dan menciptakan kemungkinan untuk masa depan,” tambahnya.

Fitur Aksesibilitas

  • Grayscale

  • High Contrast

  • Negative Contrast

  • Text to Speech

icon

Mengobrol dengan

Halo USU

Halo,
Dengan Layanan Bantuan USU
Ada yang bisa kami bantu hari ini?
- Admin