Apel Pagi USU: Dorong Penguatan Tata Kelola Data dan Transformasi Budaya Kerja

Apel Pagi USU: Dorong Penguatan Tata Kelola Data dan Transformasi Budaya Kerja
Diterbitkan oleh
Bambang Riyanto, S.S., M. Si
Diterbitkan pada
Senin, 13 Juli 2026

HUMAS USU - Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menggelar apel pagi di Halaman Rektorat USU pada Senin (13/7/2026). Kegiatan rutin ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan amanat terkait persepsi terhadap data, agar pengelolaan dan pelayanan data di lingkungan universitas semakin baik.
Bertindak sebagai pembina, Ainul Hizriadi, S.Kom., M.Sc., selaku Sekretaris Direktur Direktorat Sistem Informasi dan Pengembangan Teknologi, menyampaikan bahwa tantangan utama saat ini bukan sekadar mengumpulkan data, melainkan membangun pemahaman yang sama tentang data tersebut. Data yang berkualitas harus memiliki definisi yang jelas, berasal dari sumber yang disepakati, serta menjadi rujukan tunggal dalam setiap proses administrasi di universitas.
Ia juga menegaskan bahwa transformasi digital bukan hanya tanggung jawab satu unit kerja saja. Teknologi hanyalah sarana, nilai utamanya terletak pada komitmen setiap unit kerja untuk mengelolanya secara tertib dan bertanggung jawab. Dengan komitmen ini, koordinasi antar-unit akan semakin kuat dan keputusan yang diambil pun menjadi lebih tepat.
"transformasi digital ini bukan hanya tanggung jawab satu unit kerja saja karena teknologi hanyalah sarana, nilai terletak pada komitmen kita dalam mengelolanya secara tertib dan bertanggung jawab. Dengan komitmen inilah setiap koordinasi akan semakin kuat dan keputusan yang diambil pun menjadi lebih tepat", jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengajak setiap satuan kerja untuk membiasakan diri menggunakan sistem resmi, menjaga kualitas data yang diinput, menghindari duplikasi, serta menjadikan data sebagai dasar pengambilan keputusan. Digitalisasi tidak hanya mengubah sistem, tetapi juga membangun kepercayaan terhadap data dalam pelayanan di Universitas Sumatera Utara.
"Karena itu mari kita membiasakan diri menggunakan sistem resmi, menjaga kualitas data yang diinput, menghindari duplikasi, serta menjadikan data sebagai dasar pengambilan keputusan", harapnya.
Ia berharap seluruh satuan kerja dapat menyamakan persepsi agar pemanfaatan data di USU berjalan lebih maksimal. Ke depan, Direktorat Sistem Informasi dan Pengembangan Teknologi akan kembali menggencarkan sosialisasi terkait pengelolaan data ini agar dampaknya semakin terasa di seluruh lingkungan universitas.