Lestarikan Tradisi, FIB USU Gelar Komunitas Bermain Permainan Tradisional

Lestarikan Tradisi, FIB USU Gelar Komunitas Bermain Permainan Tradisional
Diterbitkan oleh
Bambang Riyanto, S.S., M. Si
Diterbitkan pada
Jumat, 10 Juli 2026

"Fakultas Ilmu Budaya merancang menginisiasi acara ini dua minggu sekali di fakultas, nanti akan digilir HMJ-nya yang bertanggung jawab dan menyiapkan segala peralatan yang dibutuhkan untuk kegiatannya", jelas Dr. Zulfan.
HUMAS USU - Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara menggelar kegiatan "Komunitas Bermain: Olahraga Budaya Permainan Tradisional" pada Jumat (10/07/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan serta membangkitkan kembali identitas budaya di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya.
Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Kealumnian FIB, Dr. Zulfan, S.S., M.Hum., menambahkan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai langkah strategis pelestarian budaya nasional. Ke depannya, pihak fakultas merencanakan acara serupa akan diadakan rutin setiap dua minggu sekali, dengan melibatkan himpunan mahasiswa jurusan dalam setiap persiapan teknis.
"Fakultas Ilmu Budaya merancang menginisiasi acara ini dua minggu sekali di fakultas dan nanti akan digilir HMJ-nya yang bertanggung jawab dan menyiapkan segala peralatan yang dibutuhkan untuk kegiatannya", jelas Dr. Zulfan.
Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara dekanat, program studi, dan badan eksekutif mahasiswa ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang siap berkompetisi, baik di tingkat nasional maupun internasional. "Jadi nanti kalau ada perlombaan di tingkat nasional maupun internasional maka FIB sudah memiliki bibit unggulnya", ungkapnya.
Lebih lanjut, Dr. Zulfan, berharap agar pelaksanaan kegiatan selanjutnya dapat berjalan lebih meriah dengan partisipasi permainan yang lebih beragam, serta dukungan penuh dari seluruh civitas akademika.
"Saya berharap kegiatan selanjutnya supaya lebih ramai dan hmj-nya menyiapkan permainan yang lebih banyak dan khususnya di FIB semua civitas akademika ikut serta meramaikan acara tersebut", harapnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Program Studi Sastra Indonesia, Emma Marsella, S.S., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif Wakil Dekan I FIB dalam upaya menjaga keberlanjutan budaya, yang dimana teknis pelaksanaannya ditanggungjawabi oleh Program Studi Sastra Indonesia.
"Kegiatan ini merupakan kegiatan olahraga budaya permainan tradisional yang diinisiasi oleh wakil dekan 1 FIB untuk memperhatikan keberlanjutan budaya dan ditanggung jawabi oleh program studi sastra Indonesia," ungkap Kaprodi Sasindo.
Lompat karet, gobak sodor, hingga pecah piring menjadi deretan permainan tradisional yang dimainkan dalam kegiatan tersebut. Permainan yang dahulu akrab mengisi masa kecil banyak anak Indonesia itu kembali dihadirkan sebagai sarana mengenalkan nilai kebersamaan, sportivitas, sekaligus melestarikan budaya lokal di tengah perkembangan era digital.