USU Pitching Competition 2023 Lahirkan Wirausahawan Muda





USU Pitching Competition 2023 Lahirkan Wirausahawan Muda
Diterbitkan oleh
Bambang Riyanto
Diterbitkan pada
Senin, 02 Oktober 2023


"Yang mau kita lahirkan adalah pengusaha, wirausaha nanti impact-nya IKU 1, IPK nomor 4 tertinggi," kata Direktur Ditmawalumni.
HUMAS USU-Pusat Prestasi Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (Puspresma USU) melangsungkan kegiatan lanjutan dari USU Pitching Competition 2023, di Aula Prof. Dr. Suhadji Hadibroto, pada Jumat (29/09/2023).
USU Pitching Competition yang dilaksanakan pada Jumat lalu ini merupakan rangkaian kegiatan dari para mahasiswa yang mempunyai usaha untuk mendapatkan bantuan dana sebagai modal usahanya. Para mahasiswa yang mengikuti kompetisi dalam bidang bisnis ini harus mempunyai usaha yang berdiri kurang lebih 6 bulan.
Doli Muhammad Jafar Dalimunthe, S.E., M.Si., dalam kata sambutannya mengatakan bahwa USU Pitching Competition ini merupakan kesempatan bagi para mahasiswa, dan juga sebagai ajang melahirkan pengusaha-pengusaha muda.
"Yang mau kita lahirkan adalah pengusaha, wirausaha nanti _impact_ -nya IKU 1, IPK nomor 4 tertinggi," Ujar Direktur Ditmawalumni.
Dalam kegiatan ini, yang para mahasiswa terdiri dari 3 sampai 5 orang dari berbagai fakultas dan jurusan. Pada kegiatan workshop sekitar ada 46 usaha, dan hingga saat ini hanya sekitar 15-16 usaha.
Wakil Ketua Puspresma USU, Arif Qaedi Hutagalung, SE. M. SE., menjelaskan bahwa tujuan dari diadakannya kegiatan ini adalah sebagai ajang penilaian bagi para mahasiswa USU yang memiliki usaha tetapi tidak mengikuti kompetisi bisnis, dengan adanya Pitching ini untuk melihat potensi-potensi yang dalam diri wirausahawan muda tersebut.
"Karena selama ini, banyak memang mahasiswa yang sudah punya wirausaha tapi tidak mau mengikuti kompetisi-kompetisi bisnis. Jadi itu belum bisa kami lacak, gunanya untuk melacak mahasiswa-mahasiswa tadi yang sudah berwirausaha di Universitas Sumatera Utara," jelas Arif.
Pada kesempatan yang sama, Dany Sitompul, ST., MM., selaku Koordinator Literasi dan Kewirausahaan Puspresma USU, menyampaikan jika penilaian yang dilakukan oleh juri adalah melihat produk yang dihasilkan berbeda dari yang lain dan mempunyai keunikan serta inovasi yang dihasilkan berguna bagi orang sekitar.
"Sebenarnya penilaian yang ingin kita lihat, sebenarnya dari produk pertama. Ide produk nya. Produk itu solusinya itu menjadi suatu solusi dari permasalahan yang mereka lihat di masyarakat sendiri, tentunya inovasi nya juga apa dan bagaimana, sih, mereka bisa mendapatkan _revenue_ daripada usahanya," ungkap Dany.
Tim-tim yang berhasil lolos dalam tahap ini akan mendapatkan dana untuk mengembangkan bisnisnya. Nantinya juga akan mendapatkan _coaching_ atau _mentoring_ langsung dari para ahlinya dalam menjalankan usaha sehingga nantinya para konsumen yang datang semakin bertambah.
Author: Bambang Riyanto - Humas
Interviewee: Doli Jafar Dalimunthe - Direktur Ditmawalumni
Photographer: Amri Simatupang - Humas