USU Gelar Rakor Pengurus Konsorsium PTPK, Perkuat Kolaborasi Program Kependudukan

USU Gelar Rakor Pengurus Konsorsium PTPK, Perkuat Kolaborasi Program Kependudukan
Diterbitkan oleh
Bambang Riyanto, S.S., M. Si
Diterbitkan pada
Rabu, 15 Juli 2026

“Rapat ini kita laksanakan untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta mendukung program-program BKKBN dan program-program Pemerintah Indonesia secara keseluruhan,” jelasnya.
HUMAS USU - Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Pengurus Konsorsium Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan (PTPK) di Ruang Senat Akademik Lantai 3 USU, Rabu (15/07/2026). Pertemuan ini membahas konsolidasi kepengurusan serta penyusunan program kerja konsorsium periode 2026.
Rektor USU, Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa rapat koordinasi tersebut merupakan pertemuan kedua setelah kepengurusan konsorsium dikukuhkan pada 23 April 2026.
“Sejak tanggal 23 April hingga hari ini, akhirnya kita dapat melaksanakan rapat koordinasi ini. Ini merupakan pertemuan yang kedua,” ujar Prof. Muryanto Amin.
Ia berharap pertemuan tersebut dapat menghasilkan sejumlah keputusan yang dapat segera ditindaklanjuti sesuai dengan rencana yang telah disusun sebelumnya.
“Rapat ini kita laksanakan untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta mendukung program-program BKKBN dan program-program Pemerintah Indonesia secara keseluruhan,” jelasnya.
Ketua Konsorsium PTPK, Dr. Ir. Krismadinata, S.T., M.T., menyampaikan bahwa perguruan tinggi perlu memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat, baik di wilayah perdesaan maupun perkotaan.

Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam mengembangkan teori dan ilmu pengetahuan, tetapi juga perlu menghadirkan program yang memberikan dampak nyata.
“Program itu harus berdampak, memiliki dampak sosial, lingkungan, dan juga dampak ekonomi,” tegas Dr. Krismadinata.
Sementara itu, Direktur Pengelolaan Kerja Sama Pendidikan Kependudukan, I Made Yudhistira Dwipayama, S.Psi., M.Psi., menjelaskan bahwa konsorsium menjadi wadah kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mendukung program kependudukan.
“Konsorsium adalah sebuah wadah kolaborasi antara perguruan tinggi dengan pemerintah. Kita dapat menghasilkan riset yang implementatif, melakukan pengabdian kepada masyarakat, serta memperkuat pembelajaran berwawasan kependudukan,” ujarnya.
Melalui rapat koordinasi ini, perguruan tinggi anggota Konsorsium PTPK diharapkan dapat menyelaraskan program di masing-masing institusi serta menghasilkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.