Tim Mahasiswa FKG USU Raih Juara I International Public Poster Competition 2026
.webp?w=1280&q=75)
Tim Mahasiswa FKG USU Raih Juara I International Public Poster Competition 2026
Diterbitkan oleh
Bambang Riyanto, S.S., M. Si
Diterbitkan pada
Jumat, 07 Agustus 2026

HUMAS USU – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara (FKG USU) di ajang International Public Poster Competition dalam rangka 17th Dental Scientific Festival FKG Universitas Brawijaya 2026, pada Sabtu – Minggu (01-02/08/2026).
Pada kompetisi tersebut, Universitas Sumatera Utara mengirimkan dua tim yang berhasil melaju ke babak final dengan total enam mahasiswa. Tim pertama, terdiri dari Nivencia Brigitta Widjaja 230600050, Justin Lawrence 230600100, dan Sydney Patisenah Lukman 230600059. Tim ini mempresentasikan ide berupa aplikasi untuk dental trauma dan dental trauma kit dengan memboyong Juara 4.
Tim kedua, terdiri dari Jevin (230600039), Valencia Christy Jovanni (230600063), dan Siera Yosarah (230600057), dengan inovasi SmileQuest dan mendapatka Juara 1. SmileQuest merupakan sebuah konsep aplikasi berbasis gamifikasi yang dirancang untuk meningkatkan edukasi kesehatan gigi dan mulut pada anak. Aplikasi tersebut dirancang untuk membangun kebiasaan menjaga kesehatan gigi sejak dini tanpa memberikan kesan menggurui.
Ketua Tim SmileQuest, Jevin, menjelaskan bahwa ide tersebut lahir dari pengalaman mereka sebagai mahasiswa kedokteran gigi yang melihat bahwa edukasi kepada pasien anak sering kali menjadi tantangan tersendiri. Anak-anak cenderung lebih mudah memahami materi ketika disampaikan melalui media yang menyenangkan dan sesuai dengan dunia mereka.
”Menghadirkan solusi yang membuat anak-anak merasa tertarik untuk belajar dan membangun kebiasaan menjaga kesehatan gigi sejak dini dengan cara yang menyenangkan,” jelasnya.

Penyusunan poster diawali dengan identifikasi permasalahan yang ingin diangkat, kemudian dilanjutkan dengan perancangan konsep aplikasi beserta fitur-fitur utamanya. Setelah konsep disepakati, setiap anggota tim membagi tanggung jawab sesuai bidang masing-masing, mulai dari penyusunan materi, pembuatan desain visual, hingga penyempurnaan isi poster. Seluruh proses dilakukan melalui diskusi intensif dan berbagai tahap revisi untuk menghasilkan karya yang matang.
Di balik keberhasilan tersebut, Jevin mengaku menghadapi tantangan dalam merancang aplikasi yang mampu menggabungkan unsur edukasi dan hiburan secara seimbang. ”Kami harus mencari keseimbangan antara aspek permainan dan materi kesehatan gigi agar aplikasi tetap menyenangkan sekaligus efektif dalam membentuk kebiasaan yang baik,” ungkapnya.
Kemenangan ini memiliki makna lebih dari sekadar penghargaan. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa kerja sama tim, kemauan untuk terus belajar, dan keberanian mencoba mampu menghasilkan inovasi yang membanggakan.