Pelantikan Insinyur, Rektor USU Dorong Kontribusi bagi Pembangunan Nasional

Pelantikan Insinyur, Rektor USU Dorong Kontribusi bagi Pembangunan Nasional
Diterbitkan oleh
-
Diterbitkan pada
Jumat, 04 Maret 2022

“Pembangunan infrastruktur yang saat ini sedang gencar dilakukan oleh Pemerintah, serta berbagai pekerjaan yang membutuhkan jasa dan keahlian Anda, memiliki risiko kerja yang tinggi dan membuka peluang terjadinya ketidaksesuaian antara hasil yang dicapai dengan sesuatu yang sebelumnya telah direncanakan dan ditargetkan,” ujar Rektor Universitas Sumatera Utara.
MEDAN–HUMAS USU: Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan Pelantikan Insinyur Angkatan VII Program Studi Pendidikan Profesi Insinyur (PS-PPI) Fakultas Teknik USU yang diselenggarakan secara daring pada Rabu (2/3/2022). Pelantikan ini dilaksanakan bagi mahasiswa angkatan VII.
Dalam sambutannya, Rektor USU Muryanto Amin, Dr., S.Sos., M.Si., mendorong para insinyur yang baru dilantik untuk memberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan bangsa. Keahlian para insinyur sangat dibutuhkan, mengingat Indonesia saat ini tengah gencar melaksanakan pembangunan infrastruktur.
“Pemerintah sedang secara intensif melaksanakan pembangunan infrastruktur. Hal tersebut membutuhkan jasa dan keahlian Anda, meskipun memiliki risiko pekerjaan yang tinggi dan membuka peluang terjadinya ketidaksesuaian antara hasil yang diperoleh dengan apa yang telah direncanakan dan ditargetkan sebelumnya,” ujar Rektor USU.
Ia mengatakan bahwa pelantikan ini akan semakin meningkatkan eksistensi USU serta kepercayaan masyarakat, khususnya terhadap Program Studi Pendidikan Profesi Insinyur. Para insinyur diharapkan mampu bersaing serta menunjukkan kualitas keilmuan mereka di masa depan.
“Melalui pelantikan yang dilaksanakan hari ini, saya rasa langkah Program Studi Pendidikan Profesi Insinyur USU akan semakin terlihat jelas dalam mewujudkan keinginannya menjadi program studi keinsinyuran yang unggul dan berdaya saing global dalam kualitas keilmuan serta keterampilan profesional di bidang keinsinyuran sebagaimana visi yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Sehubungan dengan hal tersebut, ia berharap para lulusan dapat menjaga nama baik almamater serta bekerja dengan penuh ketulusan. Seorang insinyur harus mampu meminimalkan kesalahan sekecil apa pun, mengingat profesi keinsinyuran memiliki risiko yang tinggi.
“Kesalahan sekecil apa pun akan berdampak pada reputasi profesional dan pribadi Anda, serta reputasi institusi tempat Anda memperoleh status sarjana dan profesional. Oleh karena itu, jadikan kondisi ini sebagai kesadaran bersama bagi para insinyur yang akan dilantik maupun para alumni yang akan meninggalkan USU tercinta ini untuk melaksanakan setiap pekerjaan dengan sungguh-sungguh. Dengan demikian, keduanya akan memperoleh reputasi dan pengakuan yang baik dari masyarakat,” jelasnya.
Sekretaris Persatuan Insinyur Indonesia, Bambang Goeritno, Ir., M.Sc., IPU., menjelaskan bahwa pengembangan profesional para insinyur akan terus berlanjut. Oleh karena itu, pihaknya terus memperluas jumlah perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan profesi insinyur.
“Setidaknya 40 perguruan tinggi telah memperoleh izin untuk membuka Program Studi Pendidikan Profesi Insinyur sejak 11 April 2016. Hal ini telah meningkatkan jumlah lulusan hingga September 2021 menjadi sebanyak 10.267 orang,” ujarnya.
Ia berharap para insinyur yang dilantik dapat berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi saat ini. Pembangunan pada masa kini menghadirkan beragam tantangan yang memerlukan keterampilan khusus untuk mengatasinya.
“Tantangan keinsinyuran saat ini semakin beragam dan kompleks. Para insinyur menghadapi tantangan digitalisasi dan otomasi. Di sisi lain, para insinyur juga harus mampu beradaptasi dengan transisi energi. Secara lebih luas, para insinyur diharapkan mampu menciptakan infrastruktur yang tangguh dalam menghadapi perubahan iklim global,” ujar Bambang.
Sejak PSPPI didirikan di USU pada 10 Februari 2017, program ini telah menghasilkan 226 lulusan dalam 7 angkatan. Jumlah tersebut termasuk 42 insinyur angkatan VII yang dilantik pada kesempatan ini. Sementara itu, untuk Angkatan VIII yang saat ini sedang mengikuti perkuliahan pada Semester B Tahun Akademik 2021/2022, terdapat 65 peserta. (RR)

Penulis: Roni Hikmah Ramadhan – Humas
Narasumber: – – –
Fotografer: Humas – Humas