Konsil Kedokteran Indonesia Visitasi FK USU

Diterbitkan pada

Diterbitkan oleh

Bambang Riyanto

Thumbnail
WhatsappTwitterFacebook

"Kami berharap visitasi ini mendapatkan hasil terbaik, sehingga nantinya dapat menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap berkontribusi untuk masyarakat dan dunia kedokteran secara global,” ujar Prof. Opim. "

HUMAS USU - Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) menerima visitasi para Konsil Kedokteran Indonesia dalam rangka penilaian kelayakan pembukaan Program Pendidikan Dokter Subspesialis (Sp2) Ilmu Penyakit Dalam. Berlangsung selama 2 hari, pembukaan diselenggarakan di Aula FK USU, Jumat (21/072023).


Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor IV Bidang Informasi, Perencanaan, dan Pengembangan USU Prof. Dr. Opim Salim Sitompul, M.Sc mengungkapkan bahwa Program Sp2 ini merupakan melahirkan tenagathird professional degree, lanjutan Pendidikan Dokter Spesialis Penyakit Dalam.


WR IV menjelaskan, visitasi ini sendiri merupakan tahapan yang harus dilakukan untuk memastikan Program Pendidikan Dokter Sp2 FK USU siap beroperasi melakukan Pendidikan profesi. Prof. Dr. Opim Salim Sitompul, MSc berharap hasil visitasi Program Pendidikan Sp2 FK USU mendapat penilaian terbaik.


“Kami berharap visitasi ini mendapatkan hasil terbaik, sehingga nantinya dapat menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap berkontribusi untuk masyarakat dan dunia kedokteran secara global,”ujar Prof. Opim.


Sebelumnya Program Pendidikan Subspesialis telah dibuka Rektor USU secara university based pada 17 September 2020 lalu.


Sementara itu, berbagai persiapan telah dilakukan oleh Program Pendidikan Dokter Sp2 FK USU untuk mengantisipasi visitasi ini. Dekan FK USUProf. Dr. dr. Aldy Safruddin Rambe, Sp.S(K)., mengaku telah menyiapkan sejumlah dokumen yang dibutuhkan parakonsilor.

“Sejumlah dokumen sudah kita persiapkan sesuai permintaan dari Konsil Kedokteran Indonesia dan berdoa semoga visitasi yang berjalan hari ini dan besok dapat berjalan lancar,” pungkas Prof Aldy.


Setelah visitasi ini, Program Pendidikan Dokter Sp2 akan melakukan perbaikansesuai dengan masukan yang diberikan oleh konsilor demi kemajuan program Pendidikan ini.

“Jadi salah satu rujukannya adalah rekomendasi yang kita harapkan dapat kita peroleh dari konsilor yang terhormat,” tambahnya.


Salah satu konsilor, dr. Mariatul Fadilah, MARS, Sp. KKLP, PhD. Memaparkan hal yang disorot dalam visitasi ini adalah proses, dimulai dari para pengajar hingga sarana pendukung Pendidikan. Menurutnya konsilor harus menjaga masyarakat agar mendapat pelayanan dokter yang berkompeten.


Kita tidak menilai institusi tapi kita menilai proses pendidikan sehingga mengeluarkan suatu lulusan yang bermutu sesuai dengan standar, itu tugas konsilor,” tutur dr. Mariatul.

Pendidikan
Accessibility Icon
disability features
accesibility icon
accesibility icon
accesibility icon
accesibility icon
Scroll Down