A11Y

HOME

MENU

CARI

Bursa Kewirausahaan Unggulan Warnai Dies Natalis ke - 74 USU

Diterbitkan Pada20 Agustus 2026
Diterbitkan OlehBambang Riyanto, S.S., M. Si
Bursa Kewirausahaan Unggulan Warnai Dies Natalis ke - 74 USU
Copy Link
IconIconIcon

Bursa Kewirausahaan Unggulan Warnai Dies Natalis ke - 74 USU

 

Diterbitkan oleh

Bambang Riyanto, S.S., M. Si

Diterbitkan pada

Kamis, 20 Agustus 2026

Logo
Download

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menekankan pentingnya kedisiplinan mengelola keuangan dengan tidak mencampuradukkan uang modal usaha untuk kebutuhan pribadi atau keluarga. Beliau juga mengingatkan para penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar menggunakan dana pinjaman sepenuhnya untuk pengembangan bisnis sesuai akad demi menghindari risiko kredit macet.


 

HUMAS USU - Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar rangkaian Dies Natalis ke-74 dengan Bursa Kewirausahaan Unggulan. Dihadiri oleh jajaran kementerian UMKM, BUMN, perbankan, serta ratusan wirausaha muda. Kegiatan ini dilaksanakan di Auditorium USU, pada Kamis (20/08/2026).


Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menekankan pentingnya kedisiplinan mengelola keuangan dengan tidak mencampuradukkan uang modal usaha untuk kebutuhan pribadi atau keluarga. Beliau juga mengingatkan para penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar menggunakan dana pinjaman sepenuhnya untuk pengembangan bisnis sesuai akad demi menghindari risiko kredit macet.


"Usaha, uang untuk modal usaha tidak boleh dipakai untuk apa pun. Tapi margin atau keuntungan baru bisa kita pakai," sebutnya


Rektor USU, Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si menegaskan komitmen perguruan tinggi untuk terus menjadi inkubator yang melahirkan pengusaha muda berbakat dan berdaya saing tinggi.


"Dies Natalis ke-71 ini menjadi momentum penting bagi USU untuk terus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui kolaborasi Bursa Kewirausahaan Unggulan ini, kampus hadir sebagai garda terdepan dalam mendampingi mahasiswa dan calon wirausaha muda agar memiliki daya saing serta keberlanjutan bisnis yang kuat," tuturnya.


Melanjutkan rangkaian acara, Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM, M. Riza Damanik, memaparkan laporan pelaksanaan Bursa Kewirausahaan Unggulan. Ia menyampaikan bahwa Sumatera Utara menjadi lokasi ketiga pelaksanaan bursa dari target tujuh provinsi di Indonesia karena memiliki potensi komoditas unggulan dan semangat kewirausahaan daerah yang luar biasa.


"Sumatera Utara dipilih secara khusus karena kaya akan komoditas sumber daya alam unggulan, serta didukung masyarakat pekerja keras dan generasi muda yang bertekad menjadi pengusaha tangguh," ungkapnya.


Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, mengapresiasi capaian penyaluran pembiayaan UMKM daerah serta menyoroti pentingnya peningkatan literasi keuangan bagi para pelaku usaha. Pemprov Sumut juga mendorong perbaikan pembukuan, pelatihan penyusunan studi kelayakan (feasibility study), hingga alokasi permodalan BUMD sebesar Rp50 Miliar agar UMKM lokal dapat naik kelas.


"Penyaluran pembiayaan UMKM kita sudah mencapai 95% dari target Rp1 Triliun. Namun, tantangan utama kita saat ini adalah literasi keuangan dan penyusunan Feasibility Study. Banyak UMKM yang produknya sangat baik, tetapi terkendala dalam pembukuan yang masih tercampur dengan kebutuhan rumah tangga serta kemasan laporan bisnis untuk investor," ujarnya

Fitur Aksesibilitas

  • Grayscale

  • High Contrast

  • Negative Contrast

  • Text to Speech

icon

Mengobrol dengan

Halo USU

Halo,
Dengan Layanan Bantuan USU
Ada yang bisa kami bantu hari ini?
- Admin