USU Gelar Apel Pagi: Efisiensi Anggaran Tanpa Mengorbankan Kualitas Akademik




USU Gelar Apel Pagi: Efisiensi Anggaran Tanpa Mengorbankan Kualitas Akademik
Diterbitkan oleh
Bambang Riyanto
Diterbitkan pada
Selasa, 25 Februari 2025


"Efisiensi ini harus diterapkan tanpa mengganggu hal-hal yang bersifat rutin, seperti kegiatan akademik dan kemahasiswaan. Kita harus memastikan bahwa pengajaran dan operasional universitas tetap berjalan optimal," ujar Dr. Luhut.
HUMAS USU - Universitas Sumatera Utara (USU) kembali melaksanakan apel pagi rutin, yang dipimpin oleh Wakil Rektor V Bidang Pengelolaan Aset dan Usaha USU, Dr. Ir. Luhut Sihombing, M.P., dengan agenda utama membahas terkait kebijakan efisiensi anggaran yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Berlangsung di halaman Biro Rektorat USU, pada Senin (24/02/2025).
Dalam amanatnya, Wakil Rektor V USU menyampaikan bahwa efisiensi anggaran yang dilakukan USU merupakan tindak lanjut dari berbagai kebijakan nasional terkait penghematan belanja negara. Ia menekankan bahwa meskipun ada pemangkasan anggaran hampir 60%, kebijakan ini tidak boleh mengganggu keberlangsungan kegiatan akademik, termasuk pengadaan bahan praktikum, kegiatan kemahasiswaan, langganan daya dan jasa, serta honor tenaga pendidik dan kependidikan non-ASN.
"Efisiensi ini harus diterapkan tanpa mengganggu hal-hal yang bersifat rutin, seperti kegiatan akademik dan kemahasiswaan. Kita harus memastikan bahwa pengajaran dan operasional universitas tetap berjalan optimal," ujar Dr. Luhut.
Salah satu langkah konkret yang akan dilakukan USU adalah meningkatkan penggunaan teknologi digital dalam berbagai kegiatan kampus. Ini termasuk penggunaan media daring untuk rapat, pengurangan penggunaan plakat dan spanduk fisik, serta optimalisasi aplikasi konferensi video guna mengurangi perjalanan dinas yang tidak mendesak.
"Misalnya, penggunaan spanduk fisik dapat dikurangi dengan beralih ke media digital. Perjalanan dinas juga akan lebih dipertimbangkan urgensinya. Jika informasi bisa diperoleh melalui konferensi video, maka perjalanan tersebut bisa dievaluasi kembali," jelasnya.
Meskipun ada penyesuaian dalam anggaran, Wakil Rektor V USU menegaskan bahwa efisiensi ini tidak akan berdampak pada kelangsungan proses belajar-mengajar. Justru, USU tengah mengkaji potensi penguatan model pembelajaran hybrid yang dapat meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi dalam proses akademik. Dengan strategi yang tepat, USU berkomitmen untuk tetap menjadi institusi pendidikan yang unggul tanpa mengorbankan kualitas akademik dan kesejahteraan mahasiswa serta tenaga pendidiknya.
"Kami sedang mempelajari apakah penerapan pembelajaran hybrid dapat menjadi solusi untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan," tambahnya.
Apel pagi ini menjadi momen penting untuk memastikan seluruh civitas akademika memahami dan dapat beradaptasi dengan kebijakan efisiensi ini. Selain itu, Wakil Rektor V USU juga menggarisbawahi pentingnya peran USU dalam menggerakkan ekonomi di sekitarnya. Dengan ribuan mahasiswa dan staf yang beraktivitas setiap hari, USU bukan hanya pusat pendidikan tetapi juga pusat pergerakan ekonomi yang signifikan bagi layanan transportasi hingga UMKM di sekitar USU.
"Aktivitas kampus ini menghidupkan perekonomian, dari layanan transportasi hingga UMKM di sekitar USU. Oleh karena itu, kita harus memastikan bahwa efisiensi anggaran yang kita lakukan tidak sampai mengurangi dampak positif yang sudah ada bagi lingkungan sekitar," ujarnya.