UKM Taekwondo USU Borong Medali di Sumut National Taekwondo Championship 2026
.webp?w=1280&q=75)
UKM Taekwondo USU Borong Medali di Sumut National Taekwondo Championship 2026
Diterbitkan oleh
Bambang Riyanto, S.S., M. Si
Diterbitkan pada
Rabu, 01 Juli 2026

"Kami mengucapkan selamat kepada seluruh atlet UKM Taekwondo USU atas prestasi yang telah diraih. Keberhasilan ini mencerminkan kerja keras, disiplin, dan semangat juang mahasiswa dalam mengembangkan potensi di bidang olahraga,” ungkap Prof Agus.
HUMAS USU - Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) menorehkan prestasi membanggakan di bidang olahraga. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo USU berhasil meraih 18 medali pada kejuaraan Sumut National Taekwondo Championship 2026, yang diselenggarakan pada Jumat-Minggu (25–28/06/2026. Kejuaraan tersebut diikuti oleh sekitar 1.500 atlet dari 10 provinsi di Indonesia.
Pada ajang tersebut, UKM Taekwondo USU menurunkan 18 atlet mahasiswa dan mahasiswi yang berlaga pada kategori Kyorugi (tarung) dan Poomsae (seni). Dari seluruh nomor yang dipertandingkan, kontingen USU berhasil membukukan 9 medali emas, 4 medali perak, dan 5 medali perunggu.
Direktur Kemahasiswaan dan Kealumnian USU, Prof. Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si., turut mengapresiasi capaian yang diraih UKM Taekwondo USU. Keberhasilan UKM Taekwondo USU merupakan cerminan kualitas pembinaan kemahasiswaan yang terus dikembangkan di lingkungan universitas.
"Kami mengucapkan selamat kepada seluruh atlet UKM Taekwondo USU atas prestasi yang telah diraih. Keberhasilan ini mencerminkan kerja keras, disiplin, dan semangat juang mahasiswa dalam mengembangkan potensi di bidang olahraga,” ungkap Prof Agus.
Pada kesempatan yang sama, Ketua UKM Taekwondo USU, A. Harpindo Ginting, menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari proses latihan yang telah dipersiapkan secara matang selama kurang lebih dua bulan.
”Latihan yg cukup intens dari hari ke hari yg intensitas latihannya dari yang ringan hingga ke berat, dan bisa latihan 5-6 kali seminggu dalam kurun 2 bulan,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi para atlet adalah menjaga keseimbangan antara kewajiban akademik dan persiapan menghadapi kompetisi.
Para atlet harus bisa mengimbangi jadwal perkuliahannya dengan cara mengatur waktu, agar kegiatan akademik dan latihan dapat berjalan secara seimbang. Menurutnya, sebagian besar atlet tetap harus mengikuti perkuliahan dan bahkan menjalani ujian akhir semester di tengah jadwal latihan yang padat. ”Menerakan manajemen waktu jadwal kuliah yang padat. Kemarin jadwal UAS kami harus mampu mengimbangi dengan latihan rutin kami,” ujarnya.
Di akhir wawancara, Harpindo mengajak seluruh mahasiswa USU dan atlet muda Indonesia untuk terus berani mengembangkan potensi diri serta tidak takut menghadapi tantangan.
”Tetap semangat untuk seluruh mahasiswa mahasiswi USU dan atlet-atlet muda lainnya. Jangan takut untuk mencoba, berkembang, dan keluar dari zona nyaman. Prestasi itu bukan hanya tentang menang, tapi tentang proses, konsistensi, dan bagaimana kita terus belajar dari setiap pengalaman,” tuturnya dalam wawancara.