Sosialisasi MediaMIND 2026 Dorong Mahasiswa Kembangkan Kreativitas Jurnalistik

Sosialisasi MediaMIND 2026 Dorong Mahasiswa Kembangkan Kreativitas Jurnalistik
Diterbitkan oleh
Bambang Riyanto, S.S., M. Si
Diterbitkan pada
Kamis, 03 September 2026

HUMAS USU - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU) Bersama PT Inalum menggelar Sosialisasi MediaMIND 2026 pada Kamis, (3/9/2026), bertempat di Aula Serbaguna FISIP USU. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengenal program MediaMIND sekaligus meningkatkan minat dan kreativitas dalam bidang jurnalistik.
Dalam sambutan Dekan FISIP USU, Dr. Hatta Ridho, S.Sos., MSP. ia menyampaikan bahwa Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar, sehingga generasi muda perlu memiliki pemikiran kreatif untuk mengelola dan memanfaatkannya bagi kepentingan masyarakat dan negara.
“Negeri kita kaya, tapi kita tidak kaya kreatif untuk mengelola. Karena itu, dari sini diharapkan adik-adik sekalian bisa menggali pemikiran bagaimana yang disebut berdaulat itu,” ujarnya.
Dekan FISIP menekankan pentingnya generasi muda memiliki jiwa nasionalisme dan rasa cinta tanah air. Menurutnya, cinta tanah air tidak hanya ditunjukkan melalui simbol, tetapi juga melalui pemahaman terhadap kekayaan dan potensi yang dimiliki Indonesia serta tanggung jawab untuk menjaganya.
“Setiap generasi muda harus punya jiwa nasionalisme, cinta tanah air. Cinta tanah air bukan hanya simbol, tapi juga memahami bahwa negeri kita kaya sumber daya alam, energi, tanah yang subur, sehingga kita punya tanggung jawab untuk menjaganya dan memanfaatkannya,” jelasnya.
Kepala Departemen Manajemen Komunikasi Inalum, Utrich Farzah, menjelaskan bahwa MediaMIND merupakan program yang diselenggarakan untuk mengajak mahasiswa, wartawan, dan masyarakat umum kembali meningkatkan semangat jurnalistik. Melalui program ini, peserta juga didorong untuk menghasilkan tulisan yang dapat memperkenalkan berbagai kontribusi industri kepada masyarakat.
“Kami ingin mengajak teman-teman mahasiswa, wartawan, masyarakat umum untuk lebih giat lagi membangkitkan kembali semangat jurnalistik,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia juga menjelaskan proses hilirisasi yang dilakukan Inalum, mulai dari bauksit yang diolah menjadi alumina, kemudian diproses menjadi aluminium hingga menjadi berbagai produk yang digunakan masyarakat. Menurutnya, proses tersebut dapat menjadi bahan bagi mahasiswa untuk membuat artikel dan memperkenalkan apa yang telah dilakukan Inalum kepada masyarakat luas.
“Dari bauksit jadi alumina, alumina jadi aluminium, aluminium jadi end-product. Prosesnya memang singkat, tetapi tidak sesimpel itu. Prosesnya sangat menarik untuk dikulik. Proses inilah yang kami harapkan teman-teman mahasiswa nantinya bisa menerjemahkannya dalam sebuah artikel, dalam sebuah tulisan, tentang apa yang kami lakukan untuk negeri kita ini,” jelasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan menulis dan kreativitas jurnalistik, sekaligus mendorong mahasiswa untuk lebih mengenal potensi sumber daya Indonesia serta menyampaikannya kepada masyarakat melalui karya jurnalistik.