Mahasiswa USU Sabet Lima Penghargaan pada Catalyst Future Competititon dan ASIA 2026

Mahasiswa USU Sabet Lima Penghargaan pada Catalyst Future Competititon dan ASIA 2026
Diterbitkan oleh
Bambang Riyanto, S.S., M. Si
Diterbitkan pada
Selasa, 26 Mei 2026

HUMAS USU - Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) memenangkan lomba National Essay & Business Plan Competition yang diselenggarakan oleh Futura Hub Innovation, Universitas Andalas, Catalyst Future Competititon dan ASIA 2026. diikuti oleh lebih dari 200+ peserta dari 72 universitas dan sekolah kedinasan dari seluruh Indonesia. Lomba ini dilaksanakan di Universitas Andalas – Padang, pada 23-24 Mei 2026.
Kompetisi ini diikuti oleh lebih dari 200 peserta dari 72 perguruan tinggi dan sekolah kedinasan di seluruh Indonesia. Mahasiswa Program Studi D4 Statistika - Fakultas Vokasi, Arya Dwi Ardhana Wibowo, mengangkat subtema Teknologi dan Ekonomi Digital dengan menghadirkan inovasi berbasis teknologi yang berfokus pada komunikasi dan keselamatan penyandang tunarungu.
Inovasi yang dikembangkan dirancang untuk membantu penyandang tunarungu dalam menjalani aktivitas sehari-hari melalui berbagai fitur pendukung yang lebih inklusif. Melalui karya tersebut, tim ingin menunjukkan bahwa perkembangan teknologi tidak hanya berorientasi pada kemudahan, tetapi juga harus mampu menciptakan aksesibilitas bagi seluruh kalangan masyarakat.
Arya menyampaikan bahwa keikutsertaan mereka dalam kompetisi ini didasari oleh keinginan untuk menghadirkan solusi nyata terhadap permasalahan sosial di masyarakat. Menurut mereka, perlombaan tidak hanya menjadi ajang meraih penghargaan, tetapi juga wadah untuk mengembangkan kemampuan riset, berpikir kritis, problem solving, serta memperkuat kerja sama tim di tingkat nasional.
”Mengikuti kompetisi bukan hanya tentang menang, tetapi bagaimana ide yang kami miliki dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kami ingin menghadirkan solusi yang relevan, khususnya bagi penyandang tunarungu yang masih menghadapi keterbatasan dalam komunikasi dan keselamatan sehari-hari,” ujarnya.
Lebih lanjut, mereka juga membagikan pesan kepada mahasiswa lain agar tidak takut memulai dan terus konsisten selama proses perlombaan. Menurutnya, ide sederhana yang memiliki dampak nyata justru dapat menjadi nilai lebih dalam sebuah kompetisi.
“Jangan takut jika ide yang dimiliki masih sederhana. Selama ide tersebut solutif dan memberikan manfaat nyata, itu bisa menjadi kekuatan utama. Selain itu, penting untuk menjaga komunikasi, kekompakan tim, serta konsisten selama proses pengerjaan,” ungkapnya.

Tim Arya (Program Studi D4 Statistika - Fakultas Vokasi)
Anggota Tim:
1. Arya Dwi Ardhana Wibowo (Ketua)
2. Anazta Rizky Fauzan Siagian (Anggota)
3. Sadina Umeko (Anggota)
4. Cahaya Nahura (Anggota)
5. Ririn Ayundha Putri (Anggota)
Memperoleh:
1. Runner-up Essay Competition
2. Gold Medal Essay Competition sub tema Teknologi dan Ekonomi Digital
3. Best Team Essay Competition
Tim Arjuna (Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat - Fakultas Kesehatan Masyarakat)
Anggota Tim:
1. Arjuna Sembiring (Ketua)
2. Melky Sedek Arta Sasta (Anggota)
3. Haikal Kesuma Caesar (Anggota)
4. Reno Sagala (Anggota)
5. Alkhis Novrianda solin (Anggota)
Memperoleh:
1. Silver Medal Essay Competition sub tema Gizi & Kesehatan
Tim Abdurrohim (Program Studi Manajemen - Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
Anggota Tim:
1. Abdurrohim (Ketua)
2. Emir Husein Rangkuti (Anggota)
3. Rolinsah Marbun (Anggota)
4. Yenli Milani Silitonga (Anggota)
5. Clarisse Izabelle Halim (Anggota)
Memperoleh:
1. Bronze Medal Essay Competition sub tema Energi & Lingkungan