Konsorsium BKS PTN Barat Resmi Luncurkan Program SMM PTN Barat 2026
.webp?w=1280&q=75)
Konsorsium BKS PTN Barat Resmi Luncurkan Program SMM PTN Barat 2026
Diterbitkan oleh
Renny Julia Harahap
Diterbitkan pada
Selasa, 12 Mei 2026

JAKARTA-HUMAS USU: Setelah melalui rangkaian sosialisasi yang panjang dan komprehensif, Program Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMMPTN-Barat) 2026, resmi diluncurkan melalui kegiatan grand launching yang dipusatkan di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, Senin (11/5/2026). Sebelumnya, pembukaan pendaftaran secara daring telah dimulai sejak Senin, 4 Mei 2026 pukul 16.00 WIB, melalui laman resmi pendaftaran di https://pendaftaran.smmptnbarat.id/.
Hal tersebut disiarkan melalui press release yang dikeluarkan oleh Panitia Bersama Calon Mahasiswa Baru Masuk Perguruan Tinggi Negeri Jalur Mandiri Konsorsium Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (BKS-PTN Barat), dan ditandatangani oleh Koordinator Bidang Sospro SMMPTN-Barat 2026, Ahmad Bahrudin.

Pada tahun 2026, SMMPTN-Barat diikuti oleh 27 perguruan tinggi negeri yang tersebar di wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Jawa bagian Barat. Sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2017, SMMPTN-Barat dinilai sebagai salah satu model seleksi bersama terbaik di Indonesia karena mampu menghadirkan sistem seleksi yang profesional, kredibel, dan inklusif.
Kegiatan Grand Launching SMMPTN-Barat 2026 turut dihadiri oleh Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Nur Syarifah, SH, LL.M, serta Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Khairul Munadi.
Ketua SMMPTN-Barat 2026, Prof. Ibrahim, menyampaikan bahwa pelaksanaan SMMPTN-Barat tahun ini telah memasuki tahun kesembilan dan diselenggarakan berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 3 Tahun 2026 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Diploma dan Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri.
“Dengan dasar regulasi yang kuat, pelaksanaan SMMPTN-Barat terbukti mampu menjadi model seleksi yang profesional, efisien, efektif, transparan, dan akuntabel. Sistem penilaian hasil ujian menggunakan Computer-Assisted Test (CAT) serta turut disupervisi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” ujar Prof. Ibrahim yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Bangka Belitung.
Sementara itu, Ketua BKS-PTN Barat, Prof. Salampak, menjelaskan bahwa sebanyak 27 perguruan tinggi negeri yang tergabung dalam konsorsium BKS-PTN Barat berpartisipasi dalam pelaksanaan SMMPTN-Barat 2026. Adapun ke-27 PTN tersebut adalah:
Universitas Syiah Kuala
Universitas Malikussaleh
Universitas Teuku Umar
Universitas Samudra
Institut Seni Budaya Indonesia Aceh
Universitas Riau
Universitas Jambi
Universitas Bengkulu
Universitas Andalas
Institut Seni Indonesia Padangpanjang
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Universitas Bangka Belitung
Institut Teknologi Sumatera
UIN Sultan Syarif Kasim Riau
UIN Mahmud Yunus Batusangkar
Universitas Sumatera Utara
UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary
Universitas Lampung
Universitas Sriwijaya
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
UIN Imam Bonjol Padang
Universitas Siliwangi
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
Institut Seni Budaya Indonesia Bandung
Universitas Singaperbangsa Karawang
Universitas Palangka Raya
Universitas Tanjungpura
Grand Launching ini merupakan sosialisasi resmi setelah sebelumnya dilaksanakan Soft Launching oleh Panitia SMMPTN-Barat pada 4 Mei 2026, bersamaan dengan dibukanya pendaftaran secara daring yang berlangsung hingga 11 Juni 2026.
Sebagai jalur seleksi mandiri, SMMPTN-Barat hadir untuk membuka kesempatan lebih luas bagi calon mahasiswa yang belum berhasil diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), termasuk bagi siswa yang belum memiliki akun SNPMB. Melalui jalur ini, para calon mahasiswa tetap memiliki peluang untuk melanjutkan pendidikan tinggi di PTN yang tergabung dalam Konsorsium BKS-PTN Barat.
Materi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) SMMPTN-Barat 2026 terdiri atas dua komponen utama, yakni Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Literasi. Materi TPS meliputi Penalaran Umum, Pengetahuan dan Pemahaman Umum, Pemahaman Bacaan dan Menulis, serta Pengetahuan Kuantitatif. Sementara itu, materi Tes Literasi mencakup Literasi Bahasa Indonesia, Literasi Bahasa Inggris, dan Penalaran Matematika.
Karena keterlibatan perguruan tinggi dalam SMMPTN-Barat 2026 mencakup PTN umum, seni, dan keagamaan, peserta diberikan keleluasaan untuk memilih program studi sesuai minat dan potensi masing-masing. Peserta juga diperbolehkan mengombinasikan pilihan program studi berbasis sains dan teknologi (saintek) maupun sosial-humaniora (soshum). Secara keseluruhan, tersedia 1.013 program studi dengan total kuota penerimaan mencapai 20.035 calon mahasiswa baru dari 27 PTN peserta.
Biaya pendaftaran SMMPTN-Barat 2026 ditetapkan sebesar Rp375.000, sama seperti tahun sebelumnya. Setiap peserta dapat memilih dua program studi yang diinginkan, dan pilihan perguruan tinggi tidak harus sesuai dengan lokasi pelaksanaan UTBK peserta. Urutan pilihan program studi akan menjadi prioritas dalam proses seleksi.
Pembayaran biaya pendaftaran dapat dilakukan melalui lima bank mitra SMMPTN-Barat, yaitu Bank Mandiri, BNI, BSI, BTN, dan BRI. Proses pendaftaran dilakukan melalui laman pendaftaran.smmptnbarat.id untuk memperoleh ID Bayar dan PIN. Selanjutnya, pembayaran dapat dilakukan melalui teller bank, ATM, maupun platform digital seperti Tokopedia.
Kegiatan Grand Launching SMMPTN-Barat 2026 dilaksanakan secara hybrid, baik luring maupun daring, dengan melibatkan pimpinan perguruan tinggi yang tergabung dalam konsorsium BKS-PTN Barat. Informasi dan pembaruan terkait pelaksanaan SMMPTN-Barat 2026 dapat diakses melalui laman resmi smmptnbarat.id maupun kanal informasi Humas SMMPTN-Barat 2026.