A11Y

HOME

MENU

CARI

FK USU Bersama IDAI dan PAPDI Turun ke Tapanuli Tengah, Perkuat Layanan Kesehatan Pascabanjir

Diterbitkan Pada08 Desember 2025
Diterbitkan OlehRenny Julia Harahap
FK USU Bersama IDAI dan PAPDI Turun ke Tapanuli Tengah, Perkuat Layanan Kesehatan Pascabanjir
Copy Link
IconIconIcon

FK USU Bersama IDAI dan PAPDI Turun ke Tapanuli Tengah, Perkuat Layanan Kesehatan Pascabanjir

 

Diterbitkan oleh

Renny Julia Harahap

Diterbitkan pada

Senin, 08 Desember 2025

Logo
Download

HUMAS USU — Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) melaksanakan misi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir besar di Kabupaten Tapanuli Tengah pada 5 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen USU dalam mendampingi masyarakat di wilayah bencana, khususnya pada aspek layanan kesehatan pascabencana yang membutuhkan respons cepat, terkoordinasi, dan berkesinambungan.

Misi kemanusiaan ini dilaksanakan bersama organisasi profesi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI). Kolaborasi tersebut melibatkan tenaga medis lintas spesialisasi, di antaranya dokter spesialis anak dan dokter spesialis penyakit dalam, didukung dokter umum, perawat, mahasiswa kedokteran, serta relawan. Pelaksanaan di lapangan turut memperoleh dukungan logistik dan fasilitas dari KemdiktiSaintek agar layanan kesehatan dapat berjalan optimal dan menjangkau wilayah terdampak yang membutuhkan penanganan segera.

Pelayanan difokuskan pada pemeriksaan kesehatan langsung bagi masyarakat terdampak banjir sekaligus pembagian sembako serta kebutuhan dasar. Tim memberikan layanan pemeriksaan umum, pemeriksaan kesehatan anak dan balita, pemeriksaan ibu hamil, konsultasi penyakit dalam, penanganan kasus akut, hingga edukasi kesehatan terkait pencegahan penyakit pascabencana. Dukungan KemdiktiSaintek berupa pengiriman obat-obatan, perlengkapan medis, serta kebutuhan dasar menjadi penguatan penting untuk memastikan layanan di lokasi tetap efektif di tengah keterbatasan akses dan tingginya kebutuhan warga.

Koordinator Tim Medis, dr. Inke Nadia Diniyanti Lubis, PGDip PID FAAET, M.Ked(Ped), Sp.A, Ph.D, menyampaikan bahwa percepatan layanan dapat dilakukan karena sinergi berbagai pihak dan dukungan pemerintah pusat. “Percepatan pelayanan kesehatan langsung ke daerah terisolir bisa tercapai karena kerjasama lintas organisasi dan keinginan bersama untuk memastikan pelayanan bisa segera mencapai masyarakat yang terdampak. Dukungan Wamen Kemendiktisaintek yang langsung di Medan juga berperan besar dalam percepatan pengadaan terutama untuk obat-obatan yang sudah habis di Medan, perencanaan dan distribusi,” ujarnya.

Pelayanan medis FK USU bersama IDAI dan PAPDI berlangsung sepanjang Desember 2025 dengan fokus di tiga kecamatan terdampak banjir berat, yakni Kecamatan Tukka, Kecamatan Badiri dan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah. Ketiga wilayah ini menjadi prioritas karena tingginya dampak kerusakan, banyaknya kelompok rentan, serta terbatasnya layanan kesehatan setempat.

Melalui kegiatan ini, ratusan warga dari kelompok rentan hingga usia produktif memperoleh layanan kesehatan secara cepat dan tepat. Deteksi serta penanganan dini penyakit terkait banjir diharapkan menekan risiko komplikasi dan mencegah potensi penyebaran penyakit. Selain itu, distribusi sembako dan bantuan kebutuhan dasar turut mendukung pemulihan awal masyarakat. Sinergi lintas lembaga antara FK USU, IDAI, PAPDI, pemerintah daerah, dan KemdiktiSaintek menjadi fondasi penting dalam memperkuat penanganan bencana yang lebih terukur dan berkelanjungan.

FK USU menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat maupun pemulihan, dengan mengedepankan pelayanan kesehatan yang humanis, profesional, dan berdampak nyata bagi warga terdampak bencana.

Fitur Aksesibilitas

  • Grayscale

  • High Contrast

  • Negative Contrast

  • Text to Speech

icon

Mengobrol dengan

Halo USU

Halo,
Dengan Layanan Bantuan USU
Ada yang bisa kami bantu hari ini?
- Admin