ARCODE 2026 Tampilkan Perjalanan Kreatif Mahasiswa Arsitektur USU Melalui Karya dan Kolaborasi

ARCODE 2026 Tampilkan Perjalanan Kreatif Mahasiswa Arsitektur USU Melalui Karya dan Kolaborasi
Diterbitkan oleh
Bambang Riyanto, S.S., M. Si
Diterbitkan pada
Sabtu, 29 Agustus 2026

HUMAS USU - Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar Architecture Open Days and Exhibition (ARCODE) 2026 bertajuk “Gaung Ruang Naung” pada Sabtu (29/8/2026) di Aula Fakultas Teknik USU.
Mengangkat semangat apresiasi terhadap proses pembelajaran arsitektur, ARCODE 2026 menjadi wadah untuk memperkenalkan perjalanan pendidikan arsitektur kepada mahasiswa baru, alumni, praktisi, serta masyarakat luas melalui berbagai karya dan aktivitas kolaboratif.
ARCODE 2026 menghadirkan sejumlah rangkaian kegiatan, mulai dari pameran karya mahasiswa arsitektur dari tingkat awal hingga program profesi, talk show bersama arsitek profesional dan alumni, studio award, hingga kolaborasi desain melalui competition by mentorship. Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara mahasiswa, dosen, alumni, praktisi, dan mitra untuk berbagi pengalaman serta memperluas jaringan profesional di bidang arsitektur.
Direktur Direktorat Inovasi Berkelanjutan dan Kawasan Sains Teknologi USU, Prof. Dr. Ir. Noverita Sprinse Vinolina, M.P., yang mewakili Rektor USU, menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan ARCODE 2026. Menurutnya, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk penguatan ekosistem akademik yang mempertemukan berbagai pihak dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi mahasiswa.
“Melalui kegiatan seperti ARCODE ini, kita dapat melihat bagaimana proses pembelajaran di perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan karya akhir, tetapi juga membangun proses berpikir, kreativitas, serta kemampuan mahasiswa dalam menghadapi tantangan di dunia profesional,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Dekan Fakultas Teknik USU, Prof. Dr. Ir. Renita Manurung, M.T., IPM., ASEAN Eng., mengapresiasi pelaksanaan ARCODE 2026 sebagai kegiatan yang mampu menggambarkan perkembangan pendidikan arsitektur di lingkungan Fakultas Teknik USU.
“ARCODE menjadi gambaran bagaimana proses pembelajaran mahasiswa dapat menghasilkan karya-karya yang memiliki nilai kreativitas dan potensi untuk terus dikembangkan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan arsitektur tidak hanya berbicara tentang hasil akhir, tetapi juga tentang proses dan perjalanan dalam menghasilkan sebuah karya,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik USU, Dr. Ar. Wahyuni Zahrah, S.T., M.S., IAI., menjelaskan bahwa ARCODE 2026 merupakan bentuk apresiasi terhadap perjalanan mahasiswa arsitektur selama menjalani proses pendidikan.
“ARCODE adalah ruang untuk merayakan perjalanan mahasiswa dalam proses belajar arsitektur, khususnya dalam menjalani studio perancangan yang penuh tantangan, eksplorasi, dan pengembangan gagasan,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat dunia arsitektur serta memahami proses yang dijalani selama menempuh pendidikan di Program Studi Arsitektur USU.
Melalui ARCODE 2026, karya mahasiswa tidak hanya menjadi hasil akhir dari proses studio, tetapi juga menjadi representasi perjalanan belajar, eksplorasi, diskusi, dan pengembangan ide yang telah mereka lalui. Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkala sebagai wadah pengembangan kreativitas serta memperkuat hubungan antara mahasiswa, alumni, dan dunia profesional.