Vaksinasi 2.065 Tendik dan Dosen, USU Siap Laksanakan Belajar Tatap Muka

Universitas Sumatera Utara (USU) telah siap melaksanakan tatap muka sesuai dengan arah kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Hal itu dipastikan usai Rektor USU Dr Muryanto Amin, SSos, MSi menginstruksikan vaksinasi massal tahap pertama kepada ribuan tendik dan dosen, Senin (29/4/2021) di Gedung Pancasila USU.

Universitas Sumatera Utara (USU) telah siap melaksanakan tatap muka sesuai dengan arah kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Hal itu dipastikan usai Rektor USU Dr Muryanto Amin, SSos, MSi menginstruksikan vaksinasi massal tahap pertama kepada ribuan tendik dan dosen, Senin (29/4/2021) di Gedung Pancasila USU.

Dr Muryanto Amin saat membuka acara vaksinasi massal berharap usai divaksin para dosen dan tendik bisa bekerja maksimal tanpa harus khawatir terjangkit Covid-19. Peningkatan kinerja penting untuk dipacu karena USU punya target yang telah dicanangkan dalam kurun waktu lima tahun yang akan datang, khususnya menjadi world class university.

“Setahun belakangan kita terus berupaya beradaptasi. Banyak negara mengalami masalah akibat pandemi ini. Amerika Serikat sendiri ekonominya sempat ambruk. Mereka mengalami kegalauan di awal-awal pandemi merebak. Indonesia sendiri turut tertimpa musibah itu, ekonomi kita terjun bebas. Dan negara harus berinvestasi ke obat-obatan agar kita bisa kembali beraktivitas normal,” ujarnya.

Tidak hanya di sektor ekonomi, sektor pendidikan juga mengalami persoalan. Sistem pembelajaran dalam jaringan (daring) ternyata tidak mampu menggantikan sistem pembelajaran tatap muka atau luar jaringan (luring). Riset dari Kemendikbud membuktikan bahwa belajar tatap muka jauh lebih efektif daripada via daring.

Selain tidak efektif, Dr Mury menjelaskan, belajar daring juga membuat kondisi psikologis siswa dan mahasiswa terganggu. Perkembangan anak-anak dan remaja secara psikologis tidak menggembirakan. “Itu kenapa Kemendikbud berupaya agar sistem belajar tatap muka bisa segera digelar,” tegasnya.

Menyahuti itu, USU menargetkan sistem pembelajaran tatap muka dimulai pada tahun ajaran baru 2021. Sistem itu akan dilaksanakan secara bertahap dan fasilitas pencegahan penyebaran Covid-19 di setiap fakultas tersedia dengan baik. “Syarat bisa dilaksanakan tatap muka adalah dosen dan tendik di fakultas sudah divaksin, lalu fakultas menyediakan fasilitas 3 M di setiap ruangan. Yakni tempat mencuci tangan, penyediaan masker dan menjaga jarak,” ujarnya.

Wali Kota Medan M Bobby Afif Nasution yang hadir dalam kegiatan vaksinasi massal di lingkungan USU mengapresiasi langkah Rektor USU Dr Muryanto Amin. Menurutnya, apa yang dilakukan USU turut membantu pemerintah, khususnya dalam mempercepat vaksinasi masyarakat agar kebal terhadap virus yang berasal dari Wuhan, China itu.

Vaksinasi, kata Bobby, adalah bagian dari ikhtiar. Pemko Medan sendiri menargetkan pada akhir tahun setidaknya 75 persen warganya telah divaksinasi. Guna mencapai target itu, Medan telah mendapatkan 345.260 dosis vaksin.

“Kerja sama dengan USU ini merupakan kolaborasi vaksin terbesar dengan institusi terkait. Kami turut bangga dan bersyukur bisa berkontribusi dalam kegiatan vaksinasi tendik dan dosen USU. Sekali lagi ini adalah ikhtiar kita bersama dan semoga wabah ini lekas berakhir,” ujar menantu Presiden Joko Widodo ini.

Turut hadir dalam kegiatan vaksinasi massal di antaranya adalah Wakil Rektor I Dr Edy Ikhsan, SH, MHum, Wakil Rektor II M Arifin Nasution, SSos, MSP, Wakil Rektor III Dr Poppy Anjelisa Z Hasibuan, SSi, MSi, Apt, Wakil Rektor IV Prof Dr Drs Opim Salim Sitompul, MSc, dan Wakil Rektor V Ir Luhut Sihombing MP.


Vaksinasi 2.065 Tendik dan Dosen, USU Siap Laksanakan Belajar Tatap Muka

 


Vaksinasi 2.065 Tendik dan Dosen USU
Tak kurang dari 2.065 orang divaksin dalam kegiatan yang bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara itu. Sementara untuk vaksinasi tahap kedua akan dilaksanakan bertahap di Rumah Sakit USU, Jalan dr Mansyur, Padang Bulan, Medan. Pada tahap pertama vaksinasi, USU menurunkan 40 tenaga vaksinator yang berasal dari Rumah Sakit USU dan Fakultas Kedokteran USU.