Dr Muryanto Amin, SSos, MSi
Gambar dosen

  • Kontributor
    Staff Humas
    Humas
  • Fotografer
    Staff Humas
    Humas
  • Tanggal Publikasi
    Mei. 09, 2021
  • Bagikan Artikel
      

Dr Muryanto Amin, SSos, MSi

Dr Muryanto Amin, SSos, MSi menjadi rektor pertama dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) dalam sejarah berdirinya Universitas Sumatera Utara (USU). Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini juga merupakan Rektor USU termuda yang terpilih dan dilantik pada usia 47 tahun.

Muryanto Amin terpilih menjadi rektor dengan meraih 18 suara (57,75 persen), pria kelahiran Medan, 30 September 1974 ini juga dikenal sebagai sosok pekerja keras. Ia memulai karirnya dari bawah, yakni sebagai asisten dosen hingga kemudian menjadi dosen dengan status pegawai negeri sipil (PNS).

Muryanto Amin sejak kecil dikenal sebagai anak yang rajin belajar. Umur 5 tahun ia sudah meminta disekolahkan ke sekolah dasar (SD). Dibimbing belajar sang kakek, Mury selalu meraih prestasi sejak SD, SMP dan SMA. Mulai juara kelas sampai meraih medali di ajang lomba sekolah.

Sulung dari lima bersaudara anak pasangan Almarhum Muin Sudarmo (meninggal 2010) dan Ruyanti ini juga dikenal sangat memuliakan ibunya. Ketika tes masuk SMA 3 Medan ia meminta restu sang ibu. Begitu juga saat tes masuk USU, proses penjaringan menjadi dekan sampai menjadi rektor, ayah tiga anak ini selalu menyempatkan diri bersimpuh di kaki sang ibu untuk meminta restu dan doanya. 

Saat menjabat sebagai Dekan FISIP USU pada periode 2016-2021 ia berhasil membawa FISIP lebih maju. Hampir semua program studi di fakultas itu meraih akreditasi A. Ia juga mencetuskan dan menginisasi terbentuknya aplikasi satu atap (ASA), sebuah aplikasi yang memudahkan pelayanan mahasiswa dalam pengurusan akademik. Aplikasi ini sempat viral di kalangan mahasiswa.

Alumni Program Studi Administrasi Negara angkatan 1992 ini juga mencetuskan laboratorium di bawah Program Studi Komunikasi yang diberi nama USU Media. Laboratorium ini dijadikan mahasiswa USU sebagai tempat belajar ilmu broadcasting. Lulusan magister dan doktor dari Universitas Indonesia (UI) ini juga getol dalam mengaplikasikan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), meski tak menyeluruh, FISIP menjadi fakultas pertama di USU yang leading dalam penerapan MBKM.

Kiprah Muryanto Amin di USU juga semakin berkibar saat ia menjadi Ketua Tim Reformasi Birokrasi USU, di mana lewat tangan dinginnya ia menginisiasi terciptanya Pusat Pelayanan Terpadu (PPT), sebuah layanan satu pintu yang memberikan layanan prima kepada sivitas akademika dan masyarakat umum dengan mengusung konsep transparansi dan akuntabilitas.

Pria yang hobi lari ini kemudian memberanikan diri untuk maju sebagai calon rektor. Tahapan demi tahapan pun ia lalui, mengusung konsep “EXIST Program” ia memaparkan visinya dalam memajukan USU di bawah kepemimpinannya.

Muryanto menjelaskan, EXIST Program yang dimaksud adalah Excellent Human Integrity, Smart Friendly and Green Campus, Global Society Impact, Good University Governance dan Sustainable Funding.

Tujuan dari EXIST Program adalah agar lulusan USU memiliki dua kompetensi sekaligus. Pertama memiliki moralitas serta ke-Indonesiaan yang kuat. Kedua, memiliki kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia industri, sekaligus mampu memberikan kontribusi terhadap masalah-masalah yang terjadi di tengah masyarakat.

Muryanto Amin yang dikenal humble dan memiliki jaringan yang luas baik level lokal, nasional dan internasional ini kemudian terpilih menjadi Rektor USU untuk periode 2021-2026 dan resmi dilantik oleh Ketua MWA Dr Kartini Panjaitan Sjahrir pada Kamis, 28 Januari 2021 di Gedung Kemendikbud-ristek, Jakarta Pusat.