• Pengumuman Hasil Seleksi Mahasiswa Ekstensi (S1) Tahun 2019
    Pengumuman Hasil Seleksi Mahasiswa Ekstensi (S1) Tahun 2019
  • QS Rating USU Memperoleh Bintang 3
    QS Rating USU Memperoleh Bintang 3
  • TALENTA
    TALENTA
  • Tata Nilai Utama BINTANG
    Tata Nilai Utama BINTANG
  • Sampaikan Aspirasi dan Pengaduan Untuk Universitas Sumatera Utara
    Sampaikan Aspirasi dan Pengaduan Untuk Universitas Sumatera Utara

MEDAN – HUMAS USU : Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara menggelar acara puncak Dies Natalis ke-67 dengan menghadirkan Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia, Dr dr Aman B Pulungan, Sp A (K), FAAP, FRCPI (Hon), sebagai narasumber tunggal dalam sesi orasi ilmiah. Acara puncak dibuka oleh Wakil Rektor II Universitas Sumatera Utara Prof Dr dr Muhammad Fidel Ganis Siregar, M Ked (OG), Sp OG (K) dan  dipusatkan di Aula lantai 3 Fakultas Kedokteran USU, Senin (2/9/2019).

Dies FK 2019 11Turut hadir dalam perayaan Dies Natalis, Sekretaris Universitas USU Dr dr Farhat, M Ked (ORL-HNS), Sp THT KL K, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Medan, Ketua Ikatan Alumni FK USU, para Dekan dan Wakil Dekan di lingkungan USU, dosen, pegawai, para guru besar USU, mitra USU, stakeholder dan para mahasiswa USU.

Dies FK 2019 9Dalam orasi ilmiahnya yang bertajuk “Promotion of Preventive Health Care and The 4.0 Revolution: Towards A Healthier Indonesia”, Dr Aman menandaskan pentingnya bagi para dokter dan seluruh ahli kesehatan, untuk mencermati kembali tingkat kesehatan masyarakat, khususnya anak. Hal itu sejalan dengan tema yang diusung dalam Dies, yakni "Peran Bidang Kesehatan di Era Revolusi 4.0". Dr Aman mengingatkan bahwa yang terpenting itu adalah mencermati kembali bahwa sangat banyak penyakit yang belum bisa dikesampingkan begitu saja dari perhatian kita semua, terkait dengan keberadaan kalangan anak sebagai generasi penerus bangsa.

Dies FK 2019 7"Imunisasi di Indonesia saja masih merah rapornya. Penyakit anak juga masih sangat banyak. Selain itu, angka obesitas di kalangan muda juga tinggi, sementara screening masih sangat rendah. Jelas itu sangat mempengaruhi kesiapan untuk menghadapi Era Revolusi Industri 4.0," tandasnya.

Dies FK 2019 8Menurut Dr Aman, di antara penyakit berbahaya anak yang memerlukan perhatian serius dari pemerintah dan seluruh elemen masyarakat adalah HIV, obesitas, TBC, Demam Berdarah, Stunting dan lain-lain. Sementara itu angka screening pada bayi yang dilakukan di Indonesia masih mencapai angka yang memprihatinkan, yakni 2,57 %. Belum lagi ancaman penyakit di balik perilaku merokok dan pernikahan dini di kalangan remaja.

Dies FK 2019 10Wakil Rektor II USU Dr dr Muhammad Fidel Ganis Siregar, M Ked (OG), Sp OG (K), dalam sambutannya mewakili Rektor USU menyampaikan, bahwa dalam perjalanan usia yang sudah menapak ke-67 tahun ini, Fakultas Kedokteran USU diharapkan mampu menjadi wadah tempat berkumpulnya generasi milenial pilihan yang akan menghasilkan para ahli kedokteran yang mumpuni dan profesional. “Di bahu merekalah kelak kita titipkan harapan agar para alumni fakultas kedokteran USU mampu dan mau mendarmabaktikan seluruh ilmu serta pengetahuan yang dimilikinya bagi tercapainya peningkatan standar kesehatan masyarakat di negeri ini,” kata Warek II USU.

Dies FK 2019 4Sejalan dengan tema yang diusung dalam Dies Fakultas Kedokteran USU kali ini tentang “Peran Bidang Kesehatan di Era Revolusi 4.0”, Prof Fidel menegaskan bahwa kebutuhan akan tenaga ahli kesehatan profesional di Indonesia masih dipandang sebagai kebutuhan yang mendesak. Khususnya dalam menangani berbagai penyakit dan permasalahan kesehatan yang ada di daerah-daerah terpencil. Untuk itu maka Fakultas Kedokteran USU tentu sangat diharapkan dapat mengambil peran strategis dan nyata dalam mengakomodir kebutuhan tersebut melalui alumni-alumni yang dihasilkan fakultas ini setiap tahunnya.

Dies FK 2019 2Selain itu, tambahnya, era Revolusi 4.0 juga memberikan peluang sekaligus tantangan bagi para alumni fakultas kedokteran untuk mensinergikan kualitas pelayanan dan kemampuan akademiknya dengan percepatan teknologi yang demikian pesat. Yang mana salah satu tuntutannya adalah lulusan Fakultas Kedokteran USU harus siap pakai dan mampu mengoperasikan berbagai alat kedokteran yang canggih serta beradaptasi dengan sistem pelayanan online yang membutuhkan respon cepat namun akurat. Digitalisasi dalam berbagai tataran keilmuan, tak terkecuali ilmu kedokteran, meminta kita semua untuk lebih fokus dalam mempersiapkan diri atau akan menghadapi risiko tertinggal dan terlindas.

Dies FK 2019 1Pada perayaan tersebut, Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para dosen, mahasiswa, PPDS dan tendik berprestasi di lingkungan Fakultas Kedokteran USU. Prestasi yang diukir merupakan hasil terbaik yang diperoleh dalam berbagai kompetisi yang diikuti, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dies FK 2019 5Dekan Fakultas Kedokteran USU Dr dr Aldi Safruddin Rambe, Sp S (K), berharap agar di masa mendatang akan semakin banyak prestasi yang didapatkan oleh para mahasiswa/i, dosen, PPDS dan pegawai Fakultas Kedokteran USU. (Humas)  

PetaIkonikUSU