• Seleksi Mahasiswa Mandiri Universitas Sumatera Utara Tahun 2019
    Seleksi Mahasiswa Mandiri Universitas Sumatera Utara Tahun 2019
  • QS Rating USU Memperoleh Bintang 3
    QS Rating USU Memperoleh Bintang 3
  • TALENTA
    TALENTA
  • Tata Nilai Utama BINTANG
    Tata Nilai Utama BINTANG
  • Sampaikan Aspirasi dan Pengaduan Untuk Universitas Sumatera Utara
    Sampaikan Aspirasi dan Pengaduan Untuk Universitas Sumatera Utara
MEDAN – HUMAS USU : Proses pembangunan yang ideal sebaiknya harus dimulai dengan riset yang terperinci oleh para ahli berkompeten. Hasil dari riset yang telah dilakukan itulah yang akan direalisasikan dengan pembangunan, sehingga tepat sasaran dan tidak membuang dana yang diperoleh dari rakyat. Demikian disampaikan Bupati Batubara Ir H Zahir, M AP, dalam pertemuan dengan Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Dr Runtung Sitepu, SH, M Hum,  yang berlangsung di Ruang Rapat Rektor Gedung Biro Pusat Administrasi USU, Rabu (8/1/2019). 
DSC 6959 640x427
Pertemuan digelar dalam rangka penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Batubara dengan USU. Turut hadir mendampingi Bupati Batubara di antaranya Sekda Kabupaten Batubara Sakti Alam Siregar, Kadis Lingkungan Hidup Zainal Manurung, Kepala BAPPEDA Ahmad Ensten, serta yang mewakili dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah, serta Dinas Pendidikan. Sementara dari USU turut mendamping Rektor, Wakil Rektor I Prof Dr Ir Rosmayati, MS, Wakil Rektor III  Drs Mahyuddin K M Nasution, MIT, Ph D, Dekan FISIP USU Dr Muryanto Amin, S Sos, M Si dan Wakil Dekan I Fakultas Hukum  Prof Dr OK Saidin, SH, M.
 
Bupati Batubara Ir H Zahir, M AP, mengakui kalau dirinya sangat percaya dengan riset dan lembaga penelitian. Untuk itulah ia berharap agar kerjasama yang terjalin dengan USU dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat ini dapat membantu Pemkab Batubara dalam hal penataan tata ruang, tata kelola dan pengkajian kepuasan publik terhadap pelayanan yang dilakukan oleh jajaran pemerintahannya. 
DSC 6982 640x427
“Kepuasan publik harus diriset, sehingga bisa terlihat barometer capaian kinerja pemerintah. Agar kami dari pemerintah juga bis lebih fokus dan melakukan pembangunan yang tepat waktu dan tepat sasaran. Saya ingin Batubara ditata dengan penelitian dan pembangunan yang baik. Tidak asal-asalan dan menghindarkan praktik tambal sulam seperti yang selama ini terjadi,” tegasnya dalam pertemuan tersebut.
 
Bupati Batubara menginginkan agar sungai-sungai yang ada di Kabupaten Batubara dapat ditata menjadi obyek wisata. Hal itu mengingat Batubara merupakan salah satu daerah yang menjadi fokus utama proyek pembangunan provinsi dan nasional. Mengakhiri sambutannya, Bupati Batubara berjanji untuk melibatkan USU dalam berbagai kerjasama pembangunan di daerahnya. 
DSC 6963 640x427
Sementara itu, Rektor USU mengapresiasi dan menyambut baik keinginan Pemkab Batubara untuk menjalin kerjasama dengan USU. Ia meminta agar Pemkab Batubara menyingkirkan opini yang berkembang di tengah masyarakat bahwa menjalin kerjasama dengan universitas itu mahal dan membutuhkan banyak biaya. Asumsi demikian tidaklah benar, mengingat perguruan tinggi memiliki program pengabdian masyarakat.
 
“Pembangunan memang sebaiknya dilakukan dengan sistematis. Khususnya dalam mengerjakan sesuatu yang monumental, harus ada perencanaan yang baik dan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak,” kata Rektor.
 
Menurut Prof Runtung, banyak pakar yang bisa dilibatkan untuk membangun tatanan kota yang bersih dan bertahan lama. Selain itu, disarankan juga untuk belajar dengan kota-kota lain. Rektor juga menyarankan untuk menjalin kerjasama dengan Asosiasi Profesor Indonesia (API) Sumut di mana saat ini ia menjabat sebagai Ketua. Ia menandaskan bahwa USU dan API siap membantu pemerintah dalam pembangunan. 
DSC 6996 640x427
Selain itu, Prof Runtung juga mengingatkan bahwa salah satu yang tak bisa dilupakan dalam pembangunan adalah keberadaan pedestrian sebagai ciri kota modern.
 
“Saya berharap, penandatanganan MoU ini jangan hanya berhenti sebagai formalitas saja. Tindak lanjutnya yang lebih penting. Selain itu, harus ada pengembangan kerjasama lanjutan pada bidang lainnya,” tandas Rektor.
 
Menanggapi kebutuhan Kabupaten Batubara saat ini untuk sarjana pertanian, teknik industri, perikanan, kehutanan, teknik sipil dan IT, Rektor menyayangkan masih minimnya peminat beberapa bidang keilmuan tersebut dibandingkan Fakultas Kedokteran. Diharapkannya, semoga dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru tahun ini, peminat bidang-bidang ilmu tersebut dapat semakin meningkat, khususnya yang berasal dari Batubara. (Humas)
 

PetaIkonikUSU