banner-ICCAI-2016
BannerFakultasUSU-1
BannerFakultasUSU-2

AKADEMIK

loading...

PENELITIAN

loading...

PENGABDIAN MASYARAKAT

loading...

Lainnya

loading...

Medan–USU: Rumah Sakit (RS) Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi rumah sakit pendidikan pertama di Sumatera yang akan memberlakukan e-Hospital untuk para pasiennya. e- Hospital merupakan kerjasama lembaga pendidikan tersebut dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kota Medan. Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan di Biro Rektorat perguruan tinggi tersebut, Kamis (18/12) yang dilakukan Rektor USU, Prof. Syahril Pasaribu dengan Pemimpin Wilayah (Pimwil) BRI Medan Ebenezer Girsang.


Pada penandatanganan kesepakatan yang juga dihadiri Wakil Rektor IV Prof. Ningrum Natasya Sirait, jajaran direksi RS USU di antaranya Direktur Utama Prof. Chairul Yoel, Direktur Akademik dan Pelayanan Medik Dr. dr. Nazaruddin Umar, Sp.An.KNA, Direktur Keperawatan dan Penunjang Medik dr. Murniati Manik, MSc.Sp.KK., Sp.GK, Direktur Umum, Keuangan dan SDM Syarief Fauzi, serta Direktur Teknik, Pemeliharaan dan Pengelolaan Lingkungan DR. Achmad Delianur Nasution, ST.,MT , pemberlakukan e-Hospital dipastikan akan berlaku mulai Februari tahun depan.

MoA BRI 1“e-Hospital BRI ini merupakan layanan terintegrasi antara rumah sakit dan Bank BRI untuk memudahkan pasien melakukan pembayaran tagihan rumah sakit secara online dimana saja, baik di teller, maupun e-channel Bank BRI, seperti ATM (Anjungan Tunai Mandiri), EDC (Electronic Data Capture), Internet Banking BRI, maupun Mobile Banking BRI,” ujarnya usai penandatanganan. Ebenezer juga mengatakan, dengan layanan ini, pihak rumah sakit juga mendapat beberapa keuntungan antara lain dapat melakukan monitoring terhadap cash inflow dan outflow secara realtime online. “Informasi tagihan pasien dapat diterima dengan jelas dan akurat, serta efisien sebab Rumah Sakit tinggal menggunakan infrastruktur, jaringan dan tenaga kerja dari BRI,” katanya. Dia juga mengatakan, BRI sebelumnya sudah melakukan e-Hospital dengan beberapa rumah sakit seperti RS Fahmawati di Jakarta dan RS lainnya di Pulau Jawa. “RS USU merupakan yang pertama di Sumatera. Pemilihan USU karena selain rumah sakit pendidikan juga merupakan salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia,” bebernya. Ebenezer juga memastikan, tidak akan ada blanksystem saat pemberlakuan system itu. e-Hospital menurutnya tidak hanya berlaku pada nasabah BRI namun juga bank-bank lainnya.

MoA BRI 2Sementara Prof. Chairul Yoel menyambut baik kesepakatan tersebut karena akan memudahkan pelayanan RS. Menurutnya, program manual lebih berpotensi berisiko ketimbang dengan system online seperti ini. Senada, Rektor USU, Prof Syahril Pasaribu menilai e-Hospital merupakan terobosan baik dalam meningkatkan pelayanan masyarakat . Namun dia berpesan sistem baru tersebut nantinya tidak akan bermasalah karena sesuai perjanjian akan ada evaluasi untuk keberlangsugnan kerja sama tersebut. “Di perjanjiannya kan ada evaluasi dan kalau sistemnya sering down, tidak lanjut. Buat apa dipakai kalau akhirnya malah lebih sulit. E-Hospital ini mempermudah, kinerjanya jadi paperless (tanpa kertas),” ungkapnya seraya menambahkan grand launching RS USU diharapkan bisa dilakukan pada awal 2015.

 

Sebagaimana diketahui Rumah Sakit USU adalah entitas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan/Dikti yang pengelolaannya dilaksanakan oleh Universitas Sumatera Utara. Merupakan salah satu dari 20 RS Perguruan Tinggi Negeri dengan status yang sama dan akan dikembangkan di Indonesia oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan/Dikti. Rumah Sakit USU dibangun diatas lahan milik USU dengan sertifikat hak pakai seluas 38.000 m2, berlokasi di pusat kota, Jl. Dr. T. Mansur, berseberangan dengan Kampus Universitas Sumatera Utara. Bangunan Utama berlantai 5 dengan luas total 52.200 M2, menempati sekitar 35 % dari tapak lahan. Rumah Sakit USU dirancang untuk dapat mengakomodasi pelayanan rawat jalan di sejumlah klinik spesialis/sub spesialis, pelayanan rawat inap dengan kapasitas 400 tempat tidur, Instalasi gawat darurat dengan pelayanan 24 jam, kamar bedah, ruang persalinan, perawatan intensif, pelayanan hemodialise dan rehabilitasi medik. Berbagai peralatan radiodiagnostik/pencitraan, laboratorium klinik dan fasilitas/peralatan pelayanan lainnya dilengkapi untuk penyelenggaraan fungsi rumah sakit. Rumah Sakit USU juga akan mempersiapkan berbagai layanan komprehensif dengan unggulan di bidang Nefrologi, Traumatologi dan Luka bakar, serta Infeksi Tropis.

MoA BRI 3Seluruh kegiatan akan didukung tenaga spesialis dan subspesialis, paramedik dan tenaga administrasi/teknisi/tenaga penunjang lainnya. Sejumlah Departemen Klinis akan menyelenggarakan fungsi pendidikan, riset dan pelayanan. Teknologi dan sistem informasi rumah sakit ditata secara maksimal untuk mengakomodasi penyelenggaraan kegiatan administrasi, pendidikan, riset dan pelayanan tersebut. Seluruh pengembangan akan dilaksanakan secara bertahap. Setelah “soft opening”, RS USU akan memulai kegiatan pelayanan UGD 24 jam, Klinik Umum, Klinik KIA, Klinik Gigi, Layanan Klinik Spesialis Dasar (penyakit dalam, kesehatan anak, bedah, obstetri & ginekologi), Klinik Spesialis lainnya (mata, telinga hidung tenggorokan, syaraf, kulit dan kelamin, kedokteran jiwa, paru, jantung dan pembuluh darah), layanan Farmasi, Rawat Inap dengan kapasitas 100 tempat tidur dan perawatan Intensif. Sementara segera dipersiapkan pula layanan diagnostik penunjang seperti radiologi/pencitraan dan laboratorium klinik, layanan kamar bedah, ruang persalinan, hemodialise, dan rehabilitasi medik. RS USU juga akan segera memproses permohonan untuk menjadi provider BPJS sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama, pelayanan BPJS dapat pula dilaksanakan di RS USU.

MoA BRI 4Pada tanggal 17 November 2014 yang lalu di Kemenkes RI telah ditandatangani Nota Kesepahaman antara RS USU dengan FK USU dan RSUP Haji Adam Malik Medan disaksikan Dirjen Bina Upaya Kesehatan Kemenkes RI dan Rektor USU. Dengan Nota kesepahaman tersebut, para pihak sepakat menjalin kerja sama untuk pengembangan dan pengelolaan RS USU dan RSUP Haji Adam Malik sebagai bagian dari tatanan jejaring rumah sakit pendidikan. RS USU dan RSUP HAM akan saling mendukung penyelenggaraan pelayanan kesehatan secara komperehensif sesuai standar pelayanan rumah sakit dan peraturan perundang-undangan dan manajemen operasional rumah sakit dalam bentuk jejaring dan pengampuan (sister hospital). Rumah Sakit USU memilih warna jingga sebagai warna dominan. Bermakna revitalisasi dengan harapan rumah sakit mampu memberikan semangat dan kekuatan baru bagi para pengguna jasa pelayanan rumah sakit ini. Warna jingga juga mengekspresikan karakter : energetik, berani, percaya diri, antusias, kreatif, sukses, kehangatan, keramahan, keakraban, keceriaan, dan keterjangkauan.

 

Dalam menyelenggarakan pelayanan, Rumah Sakit USU memilih motto : Kualitas, Aman dan Bersahabat (Quality, Safety and Friendly). Rumah Sakit USU menganut dua nilai dasar; nilai pertama : Salus aegroti suprema lex, yakni : Kepulihan pasien adalah hukum tertinggi (pelayanan berorientasi kepada pasien); nilai kedua adalah Primum non nocere yakni : Pertama adalah tidak membahayakan (patient safety). Kedua nilai tersebut ditampilkan di bagian depan dari bangunan utama Rumah Sakit USU dengan harapan menjadi nilai yang dijiwai oleh seluruh unsur penyelenggara Rumah Sakit USU. (humas)

loading...

Back to top