bannerDiesUSU
loading...

AKADEMIK

loading...

PENELITIAN

loading...

PENGABDIAN MASYARAKAT

loading...

Lainnya

loading...

MEDAN: Salah satu penyakit jantung adalah fibrilasi atrium yang terjadi akibat gangguan sinyal listrik pada serambi jantung sehingga bergetar dan tidak berfungsi baik. Fibrilasi atrium merupakan kondisi yang progresif dan jika tidak diobati dapat memperburuk kondisi kesehatan dan menimbulkan komplikasi seperti gagal jantung yang menyebabkan cepat lelah dan sesak napas dan stroke hingga kematian.

 

Untuk mengetahui tentang gejala penyakit itu, RS Universitas Sumatera Utara  yang berlokasi  di Jl. dr. T. Mansur No. 66 Kampus USU Medan, pada Jumat (29/07/2016) akan menggelar acara HARI FIBRILASI ATRIUM SEDUNIA. Menurut Direktur Utama RS USU Dr. Azwan Hakmi Lubis, Sp.A, M.Kes, didampingi Ketua Panitia kegiatan Prof. dr. Harris Hasan, SpPD, SpJP(K) dan Humas Muhammad Zeinizen, Selasa (26/07/2016), kegiatan dimaksud untuk lebih mengingatkan kepada masyarakat awam tentang bahaya gagal jantung hingga penyakit stroke.

RSUSU 1

Menurut Dr.Azwan Hakmi Lubis, Seseorang yang mengalami gagal jantung bukan berarti jantungnya telah berhenti bekerja, melainkan daya pompa jantungnya menjadi lemah. Karena itu mereka yang mengalami kondisi ini membutuhkan pengobatan agar jantungnya bisa tetap berfungsi dengan baik. Keefektifan penanganan gagal jantung bukan hanya tugas dokter, namun juga harus didukung oleh kerjasama dari pasien.

 

Untuk itulah dibutuhkan sosialisasi yang intinya memberi pengetahuan kepada masyarakat terkait penyakit gagal jantung dan stroke. Acara itu nantinya akan diisi Ceramah masyarakat awam mengenai Jantung Berdebar dan Stroke  yang dimulai pada pukul 10:00 hingga 11:00 WIB dan pemeriksaan EKG (Gratis) yang dimulai pukul 08:30 hingga 12:00 WIB.

 

‘’Dapat kami tambahkan bahwasanya pemeriksaan EKG ini tanpa dipungut biaya dan ceramah awam dilakukan tepat waktu, ‘’ demikian Dr.Azwan Hakmi Lubis. (humas)

Back to top