Kampus USU Dilanda Banjir Setinggi Setengah Meter
Written by Webmaster Friday, 01 April 2011 11:13
Kampus USU Padang Bulan Medan dilanda banjir setinggi setengah meter pada Jum'at (1/04). Di beberapa tempat ketinggian air bahkan bisa mencapai hampir satu meter. Suasana banjir ini sudah terlihat sejak pagi pukul lima hingga delapan pagi mulai dari pintu 1 USU yang juga pintu gerbang utama masuk kampus USU. Civitas akademika USU baik dosen, mahasiswa dan pegawai yang bermaksud ke kampus, terhalang oleh tingginya air. Sebagian pengendara lebih memilih untuk menepikan kendaraannya. Namun begitu beberapa kendaraan yang sudah terlanjur lewat, memilih untuk menembus banjir.

Banjir besar yang baru pertama sekali terjadi di kampus USU Padang Bulan ini membuat para pejabat di USU mengadakan patroli untuk memantau sejauh mana banjir melanda kampus. Ini terlihat dimana rombongan Rektor USU beserta pejabat USU lainnya memantau banjir dengan menumpang sebuah truk. Rombongan tanpa sengaja juga berjumpa dengan rombongan Plt Gubernur Sumut yang sedang memantau banjir di kota Medan secara keseluruhan.

Fakultas yang mengalami terjangan banjir yang cukup besar adalah Fakultas Kedokteran, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Keperawatan dan sedikit di Fakultas Sastra. Fakultas-fakultas ini terletak tidak jauh dari jalan Dokter Mansur dan kawasan Padang Bulan yang memang dilanda banjir hebat. Hal ini membuat seluruh aktifitas ajar mengajar di kampus tersebut ditiadakan. Termasuk pelaksanaan UTS yang sedang berlangsung.

Pusat Sistem Informasi yang baru saja membangun gedung megah juga tidak ketiggalan disinggahi banjir. Air bahkan sampai ke ruangan laboratorium komputer yang ada di gedung tersebut, begitu juga Klinik Ti yang biasa digunakan untuk memberikan pelayanan kepada mahasiswa setiap harinya, turut digenangi banjir. Praktis semua kegiatan di gedung tersebut di tiadakan.

Banjir di kampus USU ini merupakan banjir yang diakibatkan oleh meluapnya air dari sungai Babura yang melewati kawasan Padang Bulan. Meluapnya air tersebut dikarenakan curah hujan yang cukup tinggi tadi malam disertai dengan petir dan angin kencang. Hujan tadi malam mengakibatkan banjir di hulu sehingga air datang seperti air bah walau kenaikannya sedikit demi sedikit.

Sampai berita ini dibuat, air belum surut bahkan air kelihatan sedikit ada kenaikan. Hal ini membuat panik pengendara mobil. Diharapkan air akan segera surut. (vie)
Last Updated on Tuesday, 05 April 2011 12:00



