• Selamat Tahun Baru Islam - 1 Muharram 1439 H
    Selamat Tahun Baru Islam - 1 Muharram 1439 H
  • Dies Natalis USU ke-65
    Dies Natalis USU ke-65
  • Lapangan Softball
    Lapangan Softball
  • Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana
  • Gelanggang Mahasiswa
    Gelanggang Mahasiswa
  • Fakultas Kesehatan Masyarakat
    Fakultas Kesehatan Masyarakat

Lubuk Pakam-USU: Universitas Sumatera Utara (USU) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumatera Utara mengunjungi bekas Rutan narkoba di Lubuk Pakam, Deli Serdang, Selasa (27/1). Kunjungan dimaksudkan untuk mengetahui lebih lanjut kondisi bangunan. BNN Sumut diwakili oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Pelayanan Masyarakat (Dayanmas) AKBP Drs. Safwan Khayat M.Hum mengatakan, kunjungan itu merupakan tindaklanjut dari MoU USU dan BNN Sumut pada Desember 2014.

Rutan1Peninjauan ke lokasi bekas rutan untuk menyelesaikan program BNN Sumut terhadap rehabilitasi pecandu narkoba yang terjaring. AKBP Safwan Khayat mengungkapkan, bangunan rutan sudah beberapa tahun tidak berfungsi. Dari tinjauan langsung itu didapati suasana dan kondisi luar gedung dan dalam gedung berlantai dua yang sangat kotor, berdebu dan pengap. AKBP Safwan Khayat mengatakan, saat ini setiap hari sekitar 50 orang pecandu narkoba tewas. Pecandu yang terjaring sebagian besar adalah dibawah umur. “Saat ini untuk sementara mereka ditampung di gedung BNN Sumut dan itu lama kelamaan tidak akan tertampung lagi,” ujarnya.

Rutan2Untuk itulah, AKBP Safwan Khayat berharap kerjasama BNN Sumut dengan USU dapat berjalan dengan baik. Tim USU yang dipimpin oleh Wakil Rektor IV Prof. Ningrum Natasya Sirait menyayangkan kondisi gedung yang tidak terpakai tersebut. Karena menurut beliau banyak anak bangsa yang terjerat narkoba harus diselamatkan dalam wadah yang tepat. Untuk itu Prof. Ningrum ingin USU dan BNN Sumut bekerja sama dengan serius untuk menghadapi kondisi itu. Bersama dengan tim USU yang meninjau bersama Wakil Rektor IV langsung melihat keadaan yang sebenarnya dari gedung rutan.

Rutan3Dari tinjauan itu Wakil Rektor IV berharap dapat diambil kesepakatan bersama BNN Sumut untuk bagaimana membuat format yang tepat hingga tercapai program yang nantinya tersusun baik. “USU akan bentuk tim khusus dari unsur fakultas, lembaga penelitian, dan mahasiswa,” kata Prof. Ningrum. Menurut Prof. Ningrum lagi bila ada pecandu narkoba yang akan direhab maka tim USU akan bentuk tim pendamping dari Fakultas Psikologi dan Fakultas Kedokteran. Sehingga menurut Prof. Ningrum untuk saat ini tim yang terlibat akan direkrut dari Fakultas Psikologi, Fakultas Kedokteran (Departemen Psikiatri), fakultas Hukum, Fakultas Teknik (Departemen Arsitektur), Fakultas ISIP, dan Fakultas Farmasi.

Rutan4Dari luas lahan sekitar 1 Ha direncanakan akan dibangun gedung baru di bekas rutan tersebut dengan konsep exterior dan interior yang lebih humanis, karena konsep yang sebelumnya lebih mirip penjara daripada tempat rehabilitasi. Setelah kunjungan ke eks Rutan, kunjungan berikutnya dari tim itu menuju kantor BNN Sumut di Jl. Willem Iskandar No.1 A Pasar V Barat I Medan Estate. Didampingi Dekan Fakultas Psikologi Prof. Irmawati Soeprapto, Sekretaris LPPM USU Ir. Alian Hamsi, M.Si, Arliza Juariani Lubis, M.PSi (Fak Psikologi), dan dari Departemen Psikiatri Fak Kedokteran yakni dr. Elmeida Effendy, dr. Vita Camellia, serta Kabiro Kemahasiswaan Dra. Hindun Pasaribu, Prof. Ningrum melihat langsung pencandu narkoba yang terjaring dan saat ini direhabilitasi diberi penyuluhan oleh BNN Sumut. (ori/Humas)