• Rakernas Live Stream
    Rakernas Live Stream
  • Buku Panduan Rakernas
    Buku Panduan Rakernas
  • Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Program Magister dan Program Doktor
    Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Program Magister dan Program Doktor
  • QS Rating USU Memperoleh Bintang 3
    QS Rating USU Memperoleh Bintang 3
  • Seleksi Penerimaan PPDS
    Seleksi Penerimaan PPDS
  • Sampaikan Aspirasi dan Pengaduan Untuk Universitas Sumatera Utara
    Sampaikan Aspirasi dan Pengaduan Untuk Universitas Sumatera Utara

MEDAN – HUMAS USU : Universitas Sumatera Utara (USU) ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kemenristekdikti 2018 yang akan berlangsung pada tanggal 16-17 Januari 2018, bertempat di Medan. Rakernas yang merupakan agenda tahunan Kemenristekdikti tersebut akan diikuti oleh tidak kurang dari 300 orang peserta yang terdiri atas unsur pimpinan perguruan tinggi negeri, politeknik dan kopertis berasal dari seluruh Indonesia. Dijadwalkan Rakernas akan dihadiri langsung oleh Meristekdikti, Prof Drs H Muhammad Nasir, MSi, Ak, PhD, CA.

 

Terkait hal itu, Tim Kemenristekdikti menggelar rapat persiapan dengan seluruh unsur pimpinan, kepala biro dan unit-unit kerja yang ada di lingkungan USU, bertempat di Ruang Senat Akademik, lantai III Biro Pusat Administrasi (BPA), Jum’at (5/1). Rapat dibuka oleh Wakil Rektor II USU, Prof Dr dr Muhammad Fidel Ganis, MKed(OG), Sp OG(K).

Rakernas 2Tim Kemenristekdikti yang hadir dalam rapat persiapan yakni Kepala Biro Keuangan dan Umum, Moh Wiwin D, SE, Kepala Pusat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Sri Setiawati, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan, Wisnu Sardjono Soenarso, Kepala Pusat Data dan Informasi, Andika Fajar, Kepala Biro Hukum dan Organisasi, Ani Nurdiani Azizah, Kepala Biro Kerjasama dan Komuikasi Publik, Nada Darmiyanti Marsudi, Kepala Rumah Tangga dan BMN, R Jatmiko Pancoyo H, Kepala Bagian Perbendaharaan dan PNBP, Joko Santosa, Kepala Sub Bagian Rumah Tangga, Manifes Zubayr, Staf Kerjasama dan Komunikasi Publik, Boni Agusta dan Irfan Fratika Harijanto.

 

Dalam sambutannya, Prof Dr dr Muhammad Fidel Ganis, MKed(OG), Sp OG(K) mengucapkan selamat datang kepada seluruh tim Kemenristekdikti yang hadir dalam kesempatan itu. Ia juga mengatakan bahwa penunjukkan USU sebagai tuan rumah Rakernas Kemenristekdikti 2019 adalah sebuah kehormatan yang harus dipertanggungjawabkan dengan melakukan mempersiapkan seluruh detil pelaksanaan kegiatan dengan baik dan matang.

 

“Kalau ditilik dari jadwal Rakernas yang telah ditetapkan, waktu yang diperlukan untuk mempersiapkannya terhitung cukup singkat. Namun dengan seluruh pengalaman yang dimiliki, kita yakin bahwa USU akan mampu memberikan pelayanan yang terbaik bagi para peserta dan terselenggaranya seluruh kegiatan hingga akhir. Tentunya juga dengan tidak mengabaikan dukungan dari perguruan tinggi negeri yang ada di Medan lainnya,” kata Prof Fidel.

Rakernas 1Kepala Biro Keuangan dan Umum, Moh Wiwin D, SE, dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa pada tahun ini pelaksanaan Rakernas dipercepat pelaksanaannya dari agenda rutin sebelumnya yang digelar pada minggu ketiga Januari. Dengan jumlah peserta yang cukup banyak, diharapkan seluruh persiapan dapat dilakukan dengan baik. Pemilihan tempat, pengadaan transportasi dan akomodasi, penentuan menu makanan, ketersediaan fasilitas ibadah dan keamanan harus ditangani dengan cermat dan detil. Selain itu, jumlah panitia juga harus mampu mendukung seluruh kebutuhan yang diperlukan untuk mensukseskan acara.

 

Kepala Pusat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Sri Setiawati, saat memaparkan jadwal kegiatan (rundown) menginformasikan bahwa pada hari pertama akan diadakan welcome dinner yang akan dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara, Ir H T Erry Nuradi, MSi, dan ditutup dengan gala dinner di hari terakhir.

 

Rakernas Kemenristekdikti 2018 ini bertujuan untuk melakukan evaluasi kinerja pelaksanaan program, kegiatan dan anggaran tahun 2017 serta menyampaikan paparan program & anggaran 2018. Juga menyusun rekomendasi pengembangan iptek dikti dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 dalam berbagai hal seperti kelembagaan, bidang studi, kurikulum, sumber daya, serta pengembangan cyber university, risbang dan inovasi. Selain itu menuntaskan zona integritas, Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) & memastikan pencapaian target reformasi birokrasi 2018. (Humas)

 

Video