• Buku Panduan Rakernas
    Buku Panduan Rakernas
  • Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Program Magister dan Program Doktor
    Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Program Magister dan Program Doktor
  • QS Rating USU Memperoleh Bintang 3
    QS Rating USU Memperoleh Bintang 3
  • Seleksi Penerimaan PPDS
    Seleksi Penerimaan PPDS
  • Sampaikan Aspirasi dan Pengaduan Untuk Universitas Sumatera Utara
    Sampaikan Aspirasi dan Pengaduan Untuk Universitas Sumatera Utara
  • Lalu Lintas Wisuda USU
    Lalu Lintas Wisuda USU

Pijar/USER, Medan. Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi tuan rumah atas terselenggaranya "Workshop Akreditasi Internasional Indonesian Accreditation Bord for Enginnering Education (IABEE) Departemen Teknik Mesin dan Teknik Kimia, Fakultas Teknik USU." Acara ini berlangsung selama dua hari mulai 28-29 September 2017 di Ruang Video Conference Lt.4 Biro Rektor USU. Acara ini dibuka oleh Rektor USU Prof. Dr Runtung Sitepu, SH. M.Hum. Acara ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses untuk mengikuti akreditasi internasional yang dibuat oleh IABEE.

 IABEE 2

IABEE merupakan sebuah organisasi independen nirlaba yang didirikan sebagai bagian dari lembaga Persatuan Insinyur Indonesia (PPI), untuk menumbuhkembangkan budaya mutu dalam pengelolaan pendidikan tinggi teknik. Workshop ini dihadiri beberapa pembicara, di antaranya Prof. Homma dari Japan Accreditation Board for Engineering Education (JABEE), Dr. Rachmawan Budiarto yang merupakan Dosen UGM, dan Dr.TJokorde Walmiki Samadhi yang merupakan Dosen ITB.

 

Rektor, Wakil Rektor IV, Dekan Fakultas Teknik USU turut hadir dalam kegiatan akreditasi ini. Ada juga beberapa perwakilan perguruan tinggi yang ada di Kota Medan, seperti Universitas Negeri Medan (UNIMED), Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Institut Teknologi Medan (ITM), Universitas Medan Area (UMA), dan Nomensen.

 IABEE 1

Ir. Seri Mualina, M.Si., Ph.D selaku Dekan Fakultas Teknik USU berharap dengan adanya Workshop ini Fakultas Teknik dapat memenuhi syarat akreditasi. "Semoga tersusul semua program-program untuk menjalankan program yang terdapat pada syarat-syarat akreditasi," ujarnya.

 

"Harapannya semangat dari rekan-rekan akan semakin menyala karena kita bisa melihat bahwa Indonesia dikelilingi oleh negara-negara yang masuk dalam perjanjian Washington Accord (WA), untuk itu kita harus mampu berdiri sama tinggi dengan negara-negara lain yang sudah bergabung dengan WA, dan melahirkan tenaga kerja yang berdaya saing tinggi di pasaran internasional," kata Dr.Tjokorde Walmiki Samadhi. (Fitriani)

Video